Yuk Borong 7 Oleh-oleh Ikan Favorit Nusantara!

Indonesia memiliki lautan yang sangat luas, maka tak heran jika hasil laut Indonesia pun sangat berlimpah. Namun sayangnya kesadaran masyarakat untuk makan ikan masih sangat rendah dibandingkan makan daging-dagingan. Padahal ikan memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, baik untuk pertumbuhan tubuh dan otak, khususnya anak-anak.

Bersyukurlah kini Menteri Kelautan kita yang terkenal nyentrik, Ibu Susi Pudjiastuti, begitu gencar mengampanyekan tentang gerakan makan ikan. Bahkan meme dan quote-nya sangat popular seantero dunia, ‘Yang Nggak Makan Ikan, Saya Tenggelamkan!” Ngomong-ngomong soal ikan, di Indonesia ada 7 oleh-oleh ikan favorit yang biasa digunakan sebagai hantaran kepada keluarga dan para tetangga setelah mengunjungi sebuah kota tertentu.

1. Ikan Asin

Macam-Macam Ikan Asin
Macam-Macam Ikan Asin. Sumber foto: Foto Pixabay

Tim Ikan Jambal Roti
Tim Ikan Jambal Roti. Sumber foto: https://sikoni.wordpress.com/2012/12/01/28112012-tim-jambal-roti/

Pepes Ikan Peda
Pepes Ikan Peda. Sumber foto: http://www.diahdidi.com

Di antara banyaknya jenis oleh-oleh ikan favorit, ikan asin menempati urutan pertama. Pada dasarnya semua ikan bisa dibuat sebagai ikan asin, namun biasanya hanya ikan-ikan tertentu yang menjadi ikan asin pilihan masyarakat. Ikan asin sendiri merupakan salah satu bentuk pemrosesan ikan agar lebih awet dan tahan lama.

Caranya adalah dengan mengeringkan ikan lalu menambahkan garam dalam jumlah yang sangat banyak. Garam inilah yang memiliki fungsi untuk mengawetkan ikan tersebut. Ikan asin sangat enak dimakan dengan nasi hangat dan sambal. Hampir di seluruh Indonesia bisa kita temui ikan asin dalam beragam varian.

Di antara banyaknya jenis ikan asin, ikan jambal roti dan ikan peda adalah dua varian terfavorit. Ikan jambal roti dikenal sebagai ikan asin paling mahal. Harganya yang mahal dikarenakan jumlah permintaan tidak sebanding dengan bahan baku yang tersedia. Untuk membuat ikan jambal roti pun hanya bisa menggunakan ikan manyung dan ikan kadukang. Disebut sebagai jambal roti karena sekilas bentuknya mirip roti, tapi rasanya sangat gurih. Dimakan dengan nasi liwet dan sambal pete, maknyuuus.

Jika ikan jambal roti terkenal mahal, lain halnya dengan ikan peda yang harganya cenderung murah. Ikan peda ini ikan asin setengah kering. Bisa dibilang jenis ikan ini adalah ikan asin favorit bagi masyarakat kelas menengah. Dibuat bothok atau pepes sudah bisa membuat kita nambah nasi berkali-kali.

2. Ikan Cakalang Fufu

Bentuk Ikan Cakalang Fufu
Bentuk Ikan Cakalang Fufu. Sumber foto: http://m.lakeybanget.com

Abon Cakalang Fufu
Abon Cakalang Fufu. Sumber foto: http://www.indonesia.travel

Salah satu kemasan abon Cakalang Fufu
Salah satu kemasan abon Cakalang Fufu. Sumber foto: sambalroa354.wordpress.com

Ikan cakalang adalah jenis ikan favorit dari Manado. Saking enaknya, ikan ini sampai diekspor ke luar negeri. Ikan cakalang paling banyak diproses menjadi ikan cakalang fufu yaitu ikan cakalang yang dibakar atau diasap. Pemrosesan ini bertujuan agar ikan cakalang lebih awet. Setelah diproses menjadi fufu, ikan cakalang tinggal digoreng atau dibuat kuah asam atau kuah santan, tentu saja sesuai selera masing-masing. Sekarang ini ikan cakalang juga banyak diproduksi menjadi abon dan dijual di luar Manado.

3. Iwak Pe

Ikan Pari Asap
Ikan Pari Asap. Sumber foto: http://nvdks.blogspot.co.id

Sayur Mangut Iwak Pe
Sayur Mangut Iwak Pe. Sumber foto: http://wanitaindonesia.co.id

Paket Iwak pe, tempe goreng, dan usus goreng + sambel super pedes, mantap!
Paket Iwak pe, tempe goreng, dan usus goreng + sambel super pedes, mantap!. Sumber foto: http://www.imgrum.org/user/amazingindonesiafood/1544964828

Iwak pe adalah sebutan untuk ikan pari yang diasap di wilayah Jawa Tengah. Ikan yang memiliki penampang tubuh sangat lebar itu memiliki cita rasa yang gurih dan unik. Setelah dipotong-potong dengan bentuk segi empat lalu ditusuk dengan lidi, ikan pari kemudian dibakar atau diasapi agar lebih tahan lama di pasaran. Iwak pe bisa diolah menjadi berbagai masakan, namun yang paling terkenal yaitu dibuat sayur mangut.

Sayur berkuah santan kental yang pedas ini sangat nikmat dimakan saat udara dingin, dijamin bisa membuat kita nambah nasi berkali-kali. Selain disayur mangut, iwak pe juga bisa dinikmati dengan cara digoreng lalu dipenyet di atas sambal bawang. Disajikan dengan nasi uduk hangat bakal membuat kamu nggak bisa berhenti makan.

4. Ikan Keranjang

Ikan Keranjang/Pindang
Ikan Keranjang/Pindang. Sumber foto: http://trendezia.com

Balado Ikan Pindang
Balado Ikan Pindang. Sumber foto: https://rina-dapurmanis.blogspot.co.id

Ikan keranjang adalah sebutan lain untuk ikan pindang. Disebut sebagai ikan keranjang karena ikan pindang biasanya dijual dalam kemasan berbentuk keranjang, satu keranjangnya biasa berisi dua hingga tiga ekor ikan. Ikan pindang sendiri sebenarnya bukan jenis ikan, namun salah satu jenis pemrosesan ikan agar lebih awet, sama halnya dengan ikan asin.

Jika ikan asin adalah ikan yang digarami lalu dikeringkan, ikan pindang yaitu ikan yang diberi garam lalu direbus hingga kuahnya menyusut. Pemrosesan ini selain untuk mengawetkan ikan, juga dimaksudkan untuk mematikan bakteri-bakteri di dalam tubuh ikan.

Ikan pindang biasanya diolah menjadi tumis ikan pindang, atau digoreng dengan baluran telur. Apapun cara masaknya, ikan pindang selalu menjadi lauk andalan yang bakal bikin perut kita buncit karena nggak bisa berhenti makan.

5. Rusip

Rusip Bangka, makanan ekstrim yang bikin ketagihan
Rusip Bangka, makanan ekstrim yang bikin ketagihan. Sumber foto: http://www.enjoybabelisland.com

Sambal Rusip
Sambal Rusip. Sumber foto: http://www.survive-giezag.org

Salah satu kemasan Rusip yang ada di Bangka
Salah satu kemasan Rusip yang ada di Bangka. Sumber foto: http://dkp.babelprov.go.id

Rusip merupakan jenis oleh-oleh ikan favorit yang berasal dari Bangka. Rusip merupakan hasil fermentasi ikan seluang, atau yang lebih dikenal sebagai ikan bilis atau ikan teri. Ikan yang dipilih memang sengaja ikan yang ukurannya kecil agar mudah empuk. Proses fermentasinya sendiri membutuhkan waktu berkisar antara dua minggu hingga tiga bulan. Rusip biasa dikemas dalam botol. Bau rusip sangat menyengat, bagi yang baru pertama kali mengenal rusip biasanya akan merasa tidak kuat dengan baunya. Rusip akan terasa nikmat ketika diolah menjadi gulai tumis.

6. Bandeng Tulang Lunak/Bandeng Presto Juwana Semarang

Bandeng Presto Duri Lunak Juwana
Bandeng Presto Duri Lunak Juwana. Sumber foto: www.bukalapak.com

Bandeng Presto Lembut Enak
Bandeng Presto Lembut Enak. Sumber foto: http://www.umiresep.com

Bandeng tulang lunak atau yang kerap dikenal sebagai bandeng presto merupakan oleh-oleh favorit dari Kota Semarang. Kalau kamu main ke Semarang dan pulang ke kotamu tanpa membawa sekotak bandeng lezat ini, kamu bakalan nyesel deh. Bandeng tulang lunak ini dihasilkan dengan cara dipresto atau dimasak dengan uap air bertekanan tinggi. Bumbu dasar bandeng presto ini bawang putih, kunyit dan garam.

Bandeng presto ini bisa tahan kurang lebih tiga hari pada suhu ruangan. Disajikan dengan cara digoreng lalu dicocol dengan sambal yang sudah disediakan dalam kotak kemasannya. Di antara banyaknya penjual bandeng presto di Semarang, bandeng presto Juwana merupakan merek paling favorite. Bandeng Juwana merupakan pionir dari kemunculan bandeng presto di Semarang.

7. Ikan Asap Gagala Ambon

Ikan Asar, kuliner Wajib di Ambon
Ikan Asar, kuliner Wajib di Ambon. Sumber foto: https://inisayadanhidupsaya.wordpress.com

Ikan Asar Sambal Colo-Colo
Ikan Asar Sambal Colo-Colo. Sumber foto: http://roykewarella.blogspot.co.id

Kalau ke Ambon, jangan lupa menyicipi ikan asap gagala, jenis olahan ikan paling terkenal di Ambon yang telah diekspor hingga ke Belanda. Biasa juga disebut dengan ikan Asar. Sedangkan Gagala sendiri mengacu pada wilayah di mana ikan ini banyak dijual. Ikan yang digunakan untuk membuat ikan Asar ini adalah ikan cakalang atau tuna.

Setelah ditangkap, ikan langsung dibersihkan dan diasapi dari jam lima pagi hingga jam delapan pagi, tentu saja sebelumnya diolesi dulu dengan bumbu khas dan minyak sayur. Ikan asap ini bisa tahan di suhu ruangan hingga lima hari dan jika di kulkas bisa tahan hingga satu minggu. Penjual ikan asap Gagala ini biasanya sudah menyediakan sambal colo-colo sebagai pelengkap untuk menikmati ikan khas Ambon ini.

Tujuh oleh-oleh ikan favorit di atas semuanya nampak menggoyang lidah ya. Jadi nggak sabar untuk keliling Indonesia dan merasakan semua menu di atas. Kalau Klikers tertarik menyicipi yang mana?