8 Pantai Tersembunyi di Bali yang Harus Kamu Kenal

Klikers pasti sudah kenal dengan Pantai Kuta atau Pantai Dreamland. Saat Anda berlibur ke sana, tak aneh bila pantai-pantai tersebut ramai oleh pengunjung. Kalau Klikers ingin berlibur ke pantai-pantai yang masih perawan, belum banyak terjamah oleh tangan-tangan manusia, Bali masih punya kok pantai-pantai tersebut! Berikut 8 pantai tersembunyi di Bali yang bisa kamu kunjungi:

1. Pantai Green Bowl, Bali Cliff

Pantai Green Bowl
Pantai Green Bowl

Pantai tersembunyi di Bali yang akan kita bahas pertama adalah Pantai Green Bowl. Pantai ini berada di bawah area Hotel Bali Cliff, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Karena lokasinya itulah, Pantai Green Bowl ini juga kerap disebut Pantai Bali Cliff. Nama Green Bowl (Mangkuk Hijau) diberikan, karena pada saat air laut surut, pantai ini akan berbentuk cekungan seperti mangkuk berwarna hijau dari karang-karang yang ada di sekitarnya. Pantai ini tersembunyi di antara tebing dan pepohonan. Diperlukan perjuangan untuk mencapai Pantai Green Bowl. Pasalnya, Anda harus melewati 328 anak tangga yang cukup curam untuk bisa sampai ke Pantai Green Bowl. Di sekitar Pantai Green Bowl juga terdapat goa-goa karang.

2. Pantai Amed

Pantai Amed
Pantai Amed

Pantai Amed terletak di bagian timur Bali, tepatnya di Desa Amed, Kecamatan Abang, Karangasem. Ombak di Pantai Amed ini cenderung tenang dan pantainya pun landai sehingga aman untuk berenang. Pantai Amed juga menjadi salah satu lokasi favorit untuk diving. Salah satu keunikan Pantai Amed ini adalah pasir pantainya yang berwarna hitam. Dari bukit-bukit yang berada di sisi timur Pulau Bali, pemandangan Pantai Amed tampak begitu eksotis dan indah. Panorama hitamnya pasir dengan birunya laut menjadi salah satu alasan mengapa Anda harus berkunjung ke pantai tersembunyi di Bali yang satu ini. Sempatkan pula untuk menikmati hidangan laut yang disajikan dengan garam laut asli olahan penduduk setempat Desa Amed.

3. Pantai Atuh

Pantai Atuh
Pantai Atuh

Sudah pernah mendengar tentang Pantai Atuh? Belum? Wajarlah, Pantai Atuh merupakan salah satu pantai tersembunyi di Bali. Pantai Atuh terletak di kawasan Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Bali. Untuk dapat mencapai Pantai Atuh, pengunjung harus berjalan melewati kawasan tegalan dan tebing-tebing yang lumayan curam. Namun, semua perjuangan itu sangat sebanding dengan pesona yang ditawarkan Pantai Atuh. Hamparan pasir putih dengan ombak yang bergulung kencang akan memukau Anda. Suasana di sini pun tergolong sepi karena posisi pantai yang cukup tersembunyi. Karena ombak di sini kencang, Anda harus berhati-hati bila hendak bermain air. Di kawasan Pantai Atuh ini juga terdapat dua pulau kecil yang dinamakan Batu Abah. Di salah satu pulau terdapat pura yang dikeramatkan penduduk sekitar.

4. Pantai Nyang Nyang

Pantai Nyang Nyang
Pantai Nyang Nyang

Ingin menikmati indahnya panorama pantai sembari menyepi? Anda bisa mengunjungi Pantai Nyang Nyang. Pantai tersembunyi di Bali yang satu ini terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, tak jauh dari Pura Luhur Uluwatu. Posisinya yang tepat menghadap Samudra Hindia dan dibentengi tebing koko membuat Pantai Nyang Nyang tak sering dijamah manusia. Pantai Nyang Nyang ini memiliki pasir putih dan ombak yang bagus untuk berselancar. Untuk mencapai pantai ini, Anda harus menuruni ratusan anak tangga terlebih dahulu.

5. Pantai Bias Tugel

Pantai Bias Tugel
Pantai Bias Tugel

Nama “bias tugel” berasal dari bahasa bali yang berarti “sepotong pasir”. Pantai Bias Tugel ini memang terlihat seperti hanya sepotong karena dikelilingi karang dan tebing di kanan dan kirinya. Karang dan tebing-tebing inilah yang menjadi salah satu pesona Pantai Bias Tugel. Pantai ini memiliki pasir putih dengan ombak yang aman untuk berenang dan bermain air. Anda juga bisa mencoba berendam di kolam alami. Pantai Bias Tugel ini berlokasi di dekat Pelabuhan Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem yang menghubungkan Bali dan Lombok.

6. Pantai Lipah

Pantai Lipah
Pantai Lipah

Satu lagi pantai tersembunyi di Bali! Pantai Lipah terletak di Dusun Lipah, Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali. Pantai ini merupakan sebuah teluk di Banyubening, 3 km dari Amed. Pantainya dihiasi dengan hamparan batu koral. Pantai ini lebih dikenal dengan bawah lautnya. Di kedalaman 5 meter bawah laut, terdapat bangkai kapal Japanese Wreck yang ditembak Belanda dan sekutunya. Bangkai kapal jepang itu kini menjadi rumah bagi ikan-ikan dan biota laut lainnya. Selain diving dan snorkeling, aktivitas lain yang dapat dilakukan di Pantai Lipah ini adalah berenang, memancing, dan menikmati sunset.

7. Pantai Perasi

Pantai Perasi
Pantai Perasi

Enam kilometer arah timur obyek wisata Candidasa, terdapat sebuah pantai yang keberadaannya belum umum diketahui wisatawan. Pantai tersebut membentang sepanjang 300 meter itu diapit oleh dua bukit, yaitu Bukit Perasi di bagian timur dan Bukit Asah di bagian barat. Pantai tersebut dikenal dengan nama Pantai Perasi atau Virgin Beach. Ada juga yang menyebutnya Pantai Bugbug. Pantai ini memang berada di antara dua desa, yaitu Desa Adat Perasi dan Desa Adat Bugbug di Karangasem, Bali. Pantai Perasi ini memiliki pasir putih yang bercampur dengan pasir hitam. Di Pantai Perasi, wisatawan bisa berenang, berjemur, dan snorkeling dengan menyewa boat.

8. Pantai Gunung Payung

Pantai Gunung Payung
Pantai Gunung Payung

Pantai Gunung Payung berada di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, sebelah timur Pantai Pandawa Kutuh Bali. Di dekat lokasi pantai terdapat Pura Gunung Payung yang menjadi sumber nama Pantai Gunung Payung. Sebagai salah satu pantai tersembunyi di Bali, Pantai Gunung Payung ini cukup mudah diakses. Pantai Gunung Payung ini memiliki pasir putih dengan air laut yang biru jernih. Suasana di sini masih sepi, belum ada hotel, vila, ataupun restoran. Maka, jangan lupa untuk membawa perbekalan seperti makanan dan air minum. Di pantai ini, Anda juga dapat menjumpai para petani rumput laut dan pengumpul bulu babi.

Kecanggihan teknologi dan media sosial telah membuat alam yang terpencil sekalipun dengan cepat berubah menjadi tempat wisata. Boleh jadi, delapan pantai yang kami sebutkan di atas sudah tak lagi tersembunyi dalam beberapa tahun ke depan. Tak ada masalah selama hal tersebut dapat membawa dampak positif bagi pariwisata Indonesia dan juga kehidupan penduduk setempat. Namun, tolonglah untuk selalu menjaga kelestarian dan kebersihannya. Semoga besok-besok saya tidak mendengar berita ada sampah yang berserakan di pantai-pantai yang tadi kita bahas, ya! 🙂

(marchaela)

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *