Author: Jaclyn Litaay

Traveller, writer, graphic designer, photography hobbiest, freelance editor and translator
Boon Pring Andeman – Taman Wisata di Tengah Hutan Bambu

Boon Pring Andeman – Taman Wisata di Tengah Hutan Bambu

Tempat Wisata, Wisata di Malang
Sumber Andeman. Ini nih, tempat wisata baru yang potensial dan lagi booming di Malang. Kurang dari 1 jam dari Malang Kota ke selatan, kira-kira 33-39 km dari Kota Malang, tergantung Anda lewat mana. Intinya sekitar 30 km-an dari pusat kota Malang. Tiba di desa Sanan Kerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kami menemukannya, orang biasa menyebutnya, Andeman. Akses menuju Andeman dari Malang sudah bagus. Jalan aspal mulus dan beton. Dari kecamatan Turen ke Andeman masih 8 km. Udara di sana sangat sejuk. Banyak pepohonan yang masih alami, angin bertiup semilir.  Klikers akan melihat tulisan "Boon Pring - Taman Wisata Andeman" pada gapura pintu masuk yang dibuat dari bambu. Ketika masuk, kami langsung memarkir mobil. Tempat ini dike...
Berkemah di Pantai Bale Kambang, Tanah Lot-nya Malang.

Berkemah di Pantai Bale Kambang, Tanah Lot-nya Malang.

Tempat Wisata, Wisata di Malang
Berkemah di gunung sudah biasa. Bagaimana kalau berkemah di pantai? Sepertinya tidak banyak orang yang melakukan ini. Saya dan teman-teman yang suka berpetualang, memutuskan untuk berkemah di Pantai Bale Kambang, selatan kota Malang. Bale Kambang sebenarnya pantai yang sudah terkenal di Malang, tapi kebanyakan orang akan pergi ke pantai hanya pada pagi atau siang hari untuk bermain pasir, berjemur, atau mandi di pantai. Kami? Kami adalah orang-orang "gila" yang tidak terlalu senang dengan keriuhan manusia di tempat wisata, jadi kami memutuskan untuk tidak hanya bermain air di pantai tapi berkemah dari malam hari. Jangan salah, pantai Bale Kambang ini memang ada area perkemahannya. Mengapa Bale Kambang? Mendengarkan deru ombak yang sangat dekat dengan tenda mungki...
Rasa yang Tertinggal di Bug and Bear Coffee Spot

Rasa yang Tertinggal di Bug and Bear Coffee Spot

Kuliner, Kuliner Bandung
Ada rasa yang tertinggal. Mungkin itu kesan yang tidak hilang dari saya sejak datang ke warung Bug and Bear Coffee Spot. Saya sangat mendorong Klikers untuk datang ke sini dan mencoba mix ‘n match dari menunya yang tidak biasa. Selain kopi sebagai main spot-nya, ada Baked Cheese yang bikin ngiler, Fried Cheese, Bakpao Samcan, Kimchi, Nasi Ayam Woku, Nasi Sapi Tuturuga, Nasi Dori Sambal Matah, Nasi Tinorangsak, Ham and Fries...ahhh...kafe mana yang menyediakan menu yang begitu variatif seperti Bug and Bear? Saya kira belum ada tandingannya di Bandung soal variatifnya menu ini. Dari masakan Korea, Chinese, Menado, Italia, Eropa dan Indonesia, semua ngumpul di sini. Ini nih kafe yang ‘nggak mau dibilang kafe. Rada beda sih sama yang lain. ...
Nyebur ke Air Terjun Waai Ambon, Brrrr!

Nyebur ke Air Terjun Waai Ambon, Brrrr!

Tempat Wisata
Klikers mungkin masih ingat dengan wisata kolam ikan morea di Waai yang pernah saya tulis beberapa tahun lalu. Yap letaknya di kampung Waai, Ambon. Wisata ikan morea memang sangat terkenal. Tapi kini ada obyek wisata baru yang lagi booming di Waai, yakni Air Terjun Waai. Jalan masuk menuju Air Terjun Waai, tepat di antara Pantai Natsepa dan Pantai Liang. Kurang lebih 90 menit dari kota Ambon, tepatnya di bawah kaki Gunung Salahutu, jelas masuk jauh ke dalam hutan. Air Terjun Waai ini sudah lama ada, hanya saja jalan masuk ke sana tadinya sangat sulit, karena harus jalan kaki naik turun gunung dan berbukit-bukit terjal. Hanya para petualang yang akan ke sana menorobos kesulitan-kesulitan. Menyadari potensi alamnya, masyarakat Waai kemudian membuat jalan baru ya...
Mari Berlibur ke Pantai Pasir Putih di Manokwari

Mari Berlibur ke Pantai Pasir Putih di Manokwari

Tempat Wisata
Manokwari. Anda yang tidak mengenal atau bahkan belum tahu potensi di daerah utara pulau Papua ini mungkin akan mengernyitkan dahi. Ada apa di Manokwari? Atau di mana itu Manokwari? Memang, dibandingkan Raja Ampat yang tersohor itu, belum terlalu banyak ekspos tentang potensi wisata di daerah-daerah lain di Papua. Ada puluhan ekspos tapi belum berbunyi ratusan ekspos, setidaknya sampai hari ini. Pantai-pantai di Papua terkenal kaya sumber daya alam dan masih alami. Salah satu contohnya adalah pantai-pantai di Manokwari. Tapi sudahlah, pantai-pantai di Papua itu tak akan habis diceritakan dalam setahun walaupun setiap hari ada satu cerita tentang satu pantai. Nah, Pantai Pasir Putih adalah salah satu yang terkenal. Sebenarnya di Papua ada beberapa tempat yang bernama Pant...
Backpacking Menuju Gunung Rinjani

Backpacking Menuju Gunung Rinjani

Travelling Story
Backpacking to Rinjani! Akhirnya salah satu mimpi saya terwujud. Tentu saja harus dengan perencanaan matang dan tak bisa spontan seperti gaya saya biasanya traveling. Pukul 7 pagi, setelah mandi dan packing berupa alat pendakian, sepatu, carieer, kompor, botol minum, sleeping bag, jaket hangat/jaket parasut, dan matras, saya bergegas menuju stasiun Lempuyangan Jogja untuk bertemu teman, karena kami akan berangkat dari sana bersama menuju stasiun Banyuwangi. Mengapa Lempuyangan? Pertama ini perjalanan backpacker ya, jadi hematlah naik kelas ekonomi. Aga-agak sombong dan kebalik-balik aja kalau backpacker naik kelas bisnis atau eksekutif. Haha...  Yah, kecuali kalau berangkatnya agak sakit atau bareng teman yang agak manja sih ‘nggak papa lah...bi...
Tips Liburan Tetap Seru Walau Musim Hujan

Tips Liburan Tetap Seru Walau Musim Hujan

Tips, Travelling Story
Terlalu banyak jalan-jalan di musim ber ber ber begini, akhirnya membuat saya tumbang juga. Bayangkan saja, seorang teman datang ke Bandung di awal Oktober. Saya mengantarnya berkeliling ke Ranca Upas dan sekitarnya, lalu besoknya ke Lembang dan sekitarnya. Hari pertama kehujanan, tapi tidak sakit. Lalu hari kedua, berangin-angin ria di hutan. Baru istirahat 3 hari, saya harus ke Jakarta karena ada urusan. Di Jakarta, saya tidur dalam ruangan yang tanpa ventilasi. Saya yang terbiasa tidur dalam kamar dengan udara segar begitu tidur dalam ruangan tanpa ventilasi maka pulang ke Bandung langsung batuk. Baru saja istirahat 3 hari lagi, dan batuk belum sembuh, datang lagi teman dari Ambon, dan saya dengan senang hati menjadi tuan rumah yang baik selama 5 hari. Dan selama itu ...
Hujan. Kabut. Kawah Rengganis. Berangkattt!

Hujan. Kabut. Kawah Rengganis. Berangkattt!

Travelling Story, wisata bandung
Hujan. Basah. Dingin. Setelah melewati Ranca Upas, saya dan teman singgah dulu ke Kebun Teh Rancabali. Sekadar memuaskan keinginan teman saya yang pengen banget foto di kebun teh di antara kabut-kabut. Mumpung hujan. Niat banget yaaaa.. Berdasarkan info dari petugas tiket Ranca Upas, Kawah Rengganis jauhnya 7 km dari Ranca Upas. Rada melototkan mata sih mendengarnya. Ya kebayang aja, hujan-hujan 7 km dari Ranca Upas, dingin, melewati kabut, apa bisa sampai di sana? Kalau cuaca cerah, langit biru sih gak masalah. Lah ini sudah jam 4 sore, dan kami masih penasaran ; terutama teman yang pengen banget foto di Kebun Teh Rancabali pas kabut lagi tebal-tebalnya. T'rus? Ya udah, ‘nggak ada yang bisa mengalahkan niat. Berangkattttt..! Tapi dasar traveler, kami enjoy...
Rumah Kurcaci di Terminal Grafika Cikole

Rumah Kurcaci di Terminal Grafika Cikole

Travelling Story, wisata bandung
Lupakan Farm House. Yang  satu ini lebih fairy tale, tapi lebih nyata! Bagaimana tidak, Rumah Kurcaci ini jauh lebih berlumut, lebih tua, lebih klasik. Mirip sekali dengan rumah Bilbo dan Frodo. Sentuhannya sangat Disneylike. Imajinatif. Realistik.  Ada satu hal yang saya suka dari Senin pagi. Saat semua orang berbondong-bondong berangkat ngantor, saat seperti itulah waktu yang paling menyenangkan untuk seorang traveler seperti saya untuk pergi ke hutan atau ke tempat wisata dan menikmati sepinya Senin pagi sambil menghirup udara segar. Berjalan malas di atas rerumputan hijau yang tertata rapi di atas bukit. Berhenti sebentar untuk melihat ketinggian pohon pinus. Hening. Sejuk. Ahh...kemewahan tersendiri bisa menikmati momen indah seperti itu. ...
Dikejar Rusa Jantan di Ranca Upas. Oh, Noooo…!

Dikejar Rusa Jantan di Ranca Upas. Oh, Noooo…!

Travelling Story, wisata bandung
Wohoooo...I aaammmm so exciteeeddd!!..... Whoaahh..saking senangnya rasanya pengen lompat-lompat aja menuliskan ini. Yap, hari Minggu (2/10) kemarin saya bersama seorang teman cewek naik motor ke Kampung Cai Ranca Upas. Dari Bandung sih mendung, tapi 'nggak hujan. Setelah mengambil motor sewaan di Jalan Pasteur yang biasa saya pakai untuk touring keliling Bandung 24 jam itu, kami sarapan pagi lalapan ayam dulu di bawah Jembatan Pasupati, sebelum motor meluncur selama sekitar 1,5 jam untuk sampai ke Ranca Upas di Jl. Raya Ciwidey - Patenggang KM, 11, Rancabali,di daerah pegunungan Tambak Ruyung, Desa Patenggang, Ciwidey yang berjarak 48 km dari Bandung. Karena pada dasarnya kami berdua pecinta alam, maka halangan-halangan seperti hujan sama sekali tid...