Boon Pring Andeman – Taman Wisata di Tengah Hutan Bambu

Sumber Andeman. Ini nih, tempat wisata baru yang potensial dan lagi booming di Malang. Kurang dari 1 jam dari Malang Kota ke selatan, kira-kira 33-39 km dari Kota Malang, tergantung Anda lewat mana. Intinya sekitar 30 km-an dari pusat kota Malang. Tiba di desa Sanan Kerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, kami menemukannya, orang biasa menyebutnya, Andeman. Akses menuju Andeman dari Malang sudah bagus. Jalan aspal mulus dan beton. Dari kecamatan Turen ke Andeman masih 8 km. Udara di sana sangat sejuk. Banyak pepohonan yang masih alami, angin bertiup semilir. 

Berperahu motor di tengah danau Andeman yang dikelilingi hutan bambu.
Berperahu motor di tengah danau Andeman yang dikelilingi hutan bambu.

Klikers akan melihat tulisan "Boon Pring – Taman Wisata Andeman" pada gapura pintu masuk yang dibuat dari bambu. Ketika masuk, kami langsung memarkir mobil. Tempat ini dikelola orang karang taruna setempat. Kalau kita masuk dengan tampang memelas dan keliatan seperti anak kos atau anak kuliahan, kayaknya kita disuruh masuk aja, hahah… Banyak sih cerita yang bilang kalau tempat ini masih gratis. Tapi 'kan kasihan juga anak karang taruna yang sudah susah payah mengelolanya. Jadi kami membayar sekitar 10 ribu, seingat saya sih, itu kami anggap sumbangan untuk tiket masuk, parkir mobil, plus sumbangan untuk karang taruna. Biasanya kalau bawa motor hanya membayar 3 ribu rupiah. Nah, info terbaru (November 2016) nih, tiket masuk ke Andeman adalah 3 ribu per orang. 

Kolam renang untuk anak-anak di Taman Wisata Andeman, Malang.
Kolam renang untuk anak-anak di Taman Wisata Andeman, Malang.

Dari parkiran sudah kelihatan sebuah kolam renang untuk anak-anak. Di sekeliling kolam renang, masih banyak pohon yang dibiarkan tumbuh tapi rapi alias rumputnya tidak tinggi seperti hutan liar. Ada beberapa gazebo untuk para pengunjung yang hendak duduk di sana sambil menunggu anak-anak mereka mandi di kolam renang. Karena tidak ada warung resmi di sekitar kolam renang, maka beberapa penjual makanan ringan dan minuman berkeliling menjajakan jualannya. Ada popmie, bakso, buah-buahan potong, gorengan, dan minuman dingin. 

Gazebo di sekeliling kolam renang.
Gazebo di sekeliling kolam renang.

Kira-kira sepuluh meter dari kolam renang, terhampar danau berair hijau dengan banyak pepohonan yang mengelilinginya. Inilah Danau Andeman. Airnya tenang. Sejuk suara gemericik air meredam lelah selama perjalanan. Angin bertiup sepoi-sepoi. Danau ini masih dikelilingi hutan bambu liar, masyakarat Jawa Timur menyebutnya "Barongan". Danau di sini sebenarnya adalah kolam buatan yang merupakan wadah untuk menampung lima sumber mata air yang sebagian ada dalam kawasan Boon Pring dan ada juga yang berada di luarnya kawasan Boon Pring Andeman. Makanya disebut Sumber (mata air) Andeman. Orang juga menyebut danaunya sebagai waduk Andeman. Nah Taman Wisata Andeman ini memang kaya dengan jenis tanaman bambu. Ada banyak jenis bambu di sini antara lain Bambu Petung, Bambu Petung Hitam, Bambu Apus, Bambu Tutul, Bambu Ampel, Bambu Wulung, Bambu Kuning, Bambu Pagar, Bambu Budha, Bambu Amplex, Bambu Embong, Bambu Angus Tifolis, dan masih banyak lagi. Terdengar suara burung-burung di antara pepohonan. Danau Andeman berair tenang. Ahhh… sejuk sekali berada di sini. Danau ini bisa dipakai untuk mandi. Tapi waktu kami datang, saya tidak melihat ada orang mandi di situ. Mungkin karena warnanya yang hijau itu. Tapi sebenarnya sangat bisa dipakai untuk mandi. Mungkin mandinya di pinggir danau aja kali ya. Soalnya 'nggak lucu juga pas lagi mandi, eh, sepeda air lewat, perahu motor lewat, nabrak perahu 'nggak asyik juga kaleee.. Ada juga ikan-ikan yang dipelihara di sana, tapi dilarang mancing di sini. Ada kolam lain yang bisa buat mancing tapi tidak di danau utama ini.

Danau (utama) Andeman yang dikelilingi hutan bambu.
Danau (utama) Andeman yang dikelilingi hutan bambu.

Di tengah danau itu ada sebuah pulau kecil. Ada bunga-bunga yang belum banyak dan beberapa pohon besar yang tumbuh di tengah pulau. Ada satu pohon besar yang diikat tali warna kuning dan dikeramatkan. Saya menuju ke pulau melewati sebuah jembatan semen. Pulau kecil ini bernama Pulau Putri Sekarsari. Itulah yang tertulis pada gerbang masuk di jembatan menuju tengah pulau. Di tengah pulau itu ada pendopo yang biasa disewa untuk acara pernikahan, meeting, ulang tahun atau pertemuan-pertemuan lainnya. Ada juga rumah burung merpati yang dipelihara di tengah pulau itu. Orang juga mengenal pulau ini sebagai pulau Putri Lhow atau pulau Lhow.

Jembatan menuju Pulau Putri Sekarsari.
Jembatan menuju Pulau Putri Sekarsari.

Pengunjung berfoto di atas jembatan menuju Pulau Putri Sekar Sari.
Pengunjung berfoto di atas jembatan menuju Pulau Putri Sekar Sari.

Selain berenang, di danau Andeman tersedia fasilitas perahu motor, rakit bambu, dan sepeda air yang disewakan untuk mengelilingi pulau melalui danau Andeman. Perahu motor seharga 3 ribu rupiah per kepala untuk 2 kali putaran namun harus mencapai minimal 10 orang baru bisa jalan perahunya. Sepeda air seharga 10 ribu rupiah untuk 1 perahu (2 orang saja). Saya sih lupa nanya berapa harga sewa rakit bambu itu. Terdapat 2 jalan darat alternatif jika ingin mengelilingi danau ini. Satu melewati hutan bambu. Jika tidak malas dan ingin tracking, lebih baik menempuh jalur ini, karena benar-benar asyik, Anda bisa menikmati alam yang segar, hijau, alami dan tenang. Jika musim hujan, pakailah perlengkapan seperti sandal atau sepatu hiking, karena jalanannya masih jalan tanah dan sangat becek di musim hujan. Walaupun tidak menanjak atau menurun, tapi tanahnya bukanlah tanah gunung yang sulit untuk dilewati. Mobil juga bisa masuk ke sini kok. O iya, sepeda-an di tengah hutan bambu asyik dan sehat lhoo.. Untuk manula tidak direkomendasikan jalur ini. Nah tadi 'kan jalur pertama, sekarang ada jalur kedua yaitu melewati jalan biasa yang dipenuhi bangunan beratap sirap tempat penduduk lokal berjualan makanan seperti bakso, sempol (snack khas kota Malang yang terbuat dari tepung dan daging yang dikukus lalu digoreng), serta makanan minuman ringan. Jalannya rata dan baik. By the way, ada juga rumah pohon di sini. Berhubung saya lagi jaga Oma, saya 'nggak bisa ke rumah pohon, dan tidak bisa berjalan dan memotret mengelilingi hutan bambunya. Hiks..

Foto diambil dari tengah pulau Putri Sekar Sari.
Foto diambil dari tengah pulau Putri Sekar Sari.
Jalan samping danau untuk mengelilingi hutan bambu
Jalan samping danau untuk mengelilingi hutan bambu
Ikan-ikan yang dipelihara di tengah danau dan tidak boleh dipancing.
Ikan-ikan yang dipelihara di tengah danau dan tidak boleh dipancing.

Masih banyak lagi fasilitas yang akan dibangun setelah ini. Katanya sih nanti ada waterboom dan juga hutan wisata. Jika Anda ke Malang dan ingin merasakan sejuknya hutan bambu, danau, tempat mancing dan sekaligus tracking, plus kolam renang buat anak-anak,  Boon Pring Andeman atau dikenal juga Taman Wisata Andeman layak Anda pastikan sebagai tempat berlibur yang tepat untuk Anda dan keluarga.

(Jaclyn Litaay)