Kuliner Jogjakarta

Berpetualang Rasa di Jogja

Berpetualang Rasa di Jogja

Kuliner, Kuliner Jogjakarta, Tempat Wisata
Saatnya untuk menelisik Jogja dari sisi berbeda. Sebagai surga kuliner, sekaligus sebagai kota yang kaya secara arsitektural. Apa yang baru di Jogja? Sepertinya hampir semua sudut kota ini pernah disingkap dan dinikmati oleh para wisatawan. Dari gudeg, batik, hingga keraton dan candi-candi megah di sekitarnya. Bisa dipahami, karena selama puluhan tahun, Jogjakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata paling populer di Pulau Jawa.Namun jangan khawatir, tradisi ratusan tahun yang dimiliki kota ini sesungguhnya masih menyimpan daya tarik yang selama ini nyaris terlewatkan. Bersiaplah untuk berpetualang di Jogja dengan cara berbeda, dan buka mata dan rasa untuk mengecap keindahannya. Warisan Arsitektural Selama ini, apa saja objek wisata yang Anda kunjungi selama berada di Jogja? Ker
Nikmatnya Gudeg Pawon di Tengah Malam

Nikmatnya Gudeg Pawon di Tengah Malam

Kuliner, Kuliner Jogjakarta, Tempat Wisata
“Nanti malam makan gudeg, yuk!” “Yuk! Jam berapa?” “Jam sebelas aja nanti…” “…. -_-“ Eits, tunggu dulu, Klikers! Di Gudeg Pawon, Yogyakarta, kita dapat menikmati lezatnya nasi gudeg di tengah malam. Kedengarannya mungkin sedikit ganjil memang menyantap makanan berat di tengah malam. Namun, bagi Anda yang terbiasa makan malam sekitar pukul 6 sore – 7 malam, pasti sekitar jam 10 malam perut ini mulai keroncongan lagi (Yah, setidaknya saya seperti itu sih… LOL). Bagi para wisatawan, menyantap gudeg di tengah malam pun dapat menjadi pengalaman unik tersendiri. Sepiring nasi putih panas dan gudeg dengan sedikit kuah dan daging ayam atau telur disantap langsung di dapur penjualnya. What? Di dapur? Apa asyiknya menyantap nasi gudeg di dapur? Untuk yang penasaran, mari langkahkan kaki ke Ja
Bakpia Pathok yang Asli Nomer Berapa?

Bakpia Pathok yang Asli Nomer Berapa?

Kuliner, Kuliner Jogjakarta, Tempat Wisata
Berlibur ke Yogyakarta, belum komplit rasanya kalau kita belum membeli bakpia patuk (bakpia pathok). Penganan manis berisi kacang hijau ini telah menjadi oleh-oleh wajib bagi setiap orang yang berkunjung ke Yogyakarta. Saya teringat pengalaman saya ketika pertama kali membeli bakpia pathok di Yogyakarta sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah. Kami pun bilang ke Mang Becak atau kusir andong, “Pak, antar ke toko bakpia pathok yang asli, ya!” Lucunya, kami lalu mendapati bahwa kami diajak ke toko yang berbeda dan semua mengklaim bahwa bakpia nomer xx adalah bakpia pathok yang asli! Lol =)) Ada Bakpia 25, 75, 35, 38, 55, 67, 75, 99, dan nomor-nomor lainnya. Nah, lho! Jadi bakpia pathok nomer berapa yang asli? Sebenarnya tidak ada bakpia pathok yang palsu. Semuanya asli kok, Klikers.
7 Sajian Kuliner Khas Indonesia

7 Sajian Kuliner Khas Indonesia

Kuliner, Kuliner Bali, Kuliner Bandung, Kuliner Jakarta, Kuliner Jogjakarta, Kuliner Lain
Man is what he eats -  Ludwig Andreas Feuerbach Anda adalah apa yang Anda makan. Itu  kutipan dari artikel dengan judul Concerning Spiritualism and Materialism yang ditulis oleh Ludwig Andreas Feuerbach tahun 1863-1864. Kalau coba diartikan mungkin sepeti ini maknanya : makanan yang dimakan oleh seseorang berpengaruh pada kondisi jiwa dan kesehatan seseorang. Apa yang ditulis oleh penulis dari abad 18 tersebut semakin diyakini di jaman sekarang. Masyarakat semakin sadar dengan makanan sehat. Contohnya salah satu teman saya saat menyantap daging, selalu dibuang kulit dan lemaknya, padahal menurut saya itu adalah bagian yang ternikmat, hehehe. Kepuasan dalam hal makanan merupakan salah satu kepuasan utama yang harus dipenuhi selain kepuasan-kepuasan lainnya, betul nggak? Siapa sih yang ngg