Berpetualang Seru ke Curug Cikanteh Geopark Ciletuh

Tak terasa tahun 2017 ini sudah bulan Maret lagi. Liburan saya ke Geopark Ciletuh sudah berlalu dua bulan yang lalu. Perjalanan 2 hari 1 malam kala itu sangat berkesan sekali. So, rasanya sayang banget kalau saya tidak berbagi pengalaman perjalanan ke tempat-tempat wisata yang ada di sana. Setelah beberapa waktu yang lalu saya menulis tentang keindahan teluk Ciletuh dari Puncak Darma, kali ini saya akan sedikit berbagi cerita tentang Curug Cikanteh.

Geopark Ciletuh bisa dibilang surganya air terjun atau orang Jawa Barat menyebutnya curug. Tak hanya sekedar air terjun, kebanyakan air terjun di sana mengalir di tebing batu yang konon merupakan bebatuan tertua di Pulau Jawa. Salah satu dari air terjun tersebut adalah Curug Cikanteh. Air terjun ini termasuk salah satu objek wisata di Geopark Ciletuh yang populer. So, apa sih istimewanya air terjun ini?

curug cikanteh

Curug Cikanteh terletak di Dusun Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Air terjun ini merupakan salah satu dari tiga rangkaian air terjun di Desa Cikanteh. Jadi, kalau ke sana, Anda bisa mengunjungi tiga air terjun sekaligus, yaitu Curug Sodong, Curug Ngelay, dan Curug Cikanteh. Sayangnya, kala itu Curug Ngelay belum dibuka untuk umum.

Jalan menuju air terjun terbilang mudah. Meski bergelombang, tapi tidak seekstrim perjalanan ketika ke Puncak Darma. Sebelum ke Curug Cikanteh, Anda akan memasuki area Curug Sodong. Kendaraan yang saya bawa pun diparkir di sana. Curug Sodong sendiri menawarkan pemandangan air terjun kembar. Tebingnya yang cukup tinggi mengalirkan air yang deras dari dua aliran yang berdampingan. Sekelilingnya masih sangat asri berupa pepohonan hijau yang rimbun. Saya tidak eksplorasi lebih jauh karena air terjun ini tidak membuat saya begitu excited. Mungkin karena saya lebih penasaran dengan keindahan Curug Cikanteh. 

curug cikanteh
Curug Sodong

Untuk sampai ke Curug Cikanteh, nantinya Anda harus trekking ke hutan menyusuri jalan setapak sekitar 20 menit dari Curug Sodong. Waktu itu, saya diberitahu warga setempat kalau perjalanan ke air terjun akan melewati sungai. Dulunya ada jembatan, namun rusak karena aliran air sungai yang besar di musim hujan dan belum diperbaiki. Tapi, itu tidak mengurungkan niat saya. Warga setempat menawarkan diri sebagai guide. Demi keamanan, saya dan teman-teman pun sepakat menggunakan guide. Tarifnya tidak dipatok alias seikhlasnya. Yeay!

curug cikanteh

Trekking ke Curug Cikanteh cukup menguras tenaga. Karena habis hujan, jalanannya cukup licin dan terdapat beberapa tanjakan. Apalagi harus menyeberang sungai pula. Tinggi air sungainya kala itu mencapai sebetis dan arusnya cukup kuat. Untungnya ada si akang guide yang dengan sabarnya membantu saya dan teman-teman menyeberang. Cukup menegangkan tapi seru!

Sampai di Curug Cikanteh, mata saya terbelalak dengan besarnya air terjun ini. Bebatuan pada tebingnya tinggi memang tampak beda dari bebatuan pada umumnya. Wajar bila disebut bebatuan sejarah karena penampakannya mirip bebatuan purba. Apalagi waktu itu aliran airnya cukup deras, Curug Cikanteh benar-benar menyuguhkan pemandangan yang indah. Airnya mengalir dari tebing tinggi, lalu melebar di sela-sela undakan batu besar di bawahnya.

curug cikanteh
Curug Cikanteh

Walaupun tidak memungkinkan untuk berenang, memandang Curug Cikanteh yang megah sudah lebih dari cukup sebagai endorphin booster untuk saya yang butuh piknik ini hehe. Rasanya hati jadi bahagia seketika. Tak banyak kata-kata yang bisa saya tulis mengenai Curug Cikanteh ini. Intinya, saya nggak nyesel datang ke sana dan takjub akan keindahannya!

curug cikanteh

curug cikanteh

Saya tidak tahu apakah saat ini jembatannya sudah diperbaiki atau belum. Untuk Anda yang ada rencana ke Geopark Ciletuh, Curug Cikanteh wajib dicatat dalam daftar tempat yang akan Anda kunjungi di sana. Terutama kalau Anda suka sekali menikmati alam dan senang pergi ke tempat-tempat yang penuh petualangan. Hanya perlu satu tiket masuk untuk menjelajah Curug Sodong dan Curug Cikanteh. Harganya hanya 5.000 rupiah. Untuk biaya parkir, Anda harus membayar sebesar 3.000 rupiah per motor atau 5.000 rupiah per mobil.

Walaupun terletak di ujung Sukabumi, akses ke Geopark Ciletuh sudah bagus mengingat kawasan ini telah resmi berstatus geopark nasional. Jaraknya dari Kota Sukabumi sekitar 120 km (kurang lebih 4 jam). Jadi, liburan ke sana tak cukup sehari. Untuk bermalam, Anda tak perlu khawatir karena sudah tersedia banyak penginapan. Waktu itu, saya menginap di rumah penduduk. Penduduk di sana ramah-ramah. Tarif kamarnya bisa ditawar dan dapat makan malam pula laugh

Nah, buat yang mau ambil cuti liburan tapi masih bingung ke mana, Curug Cikanteh dan objek wisata lainnya di Geopark Ciletuh bisa jadi destinasi yang menyenangkan.