Destinasi Wisata di Indonesia Timur dalam Wonderful Indonesia

Video Wonderful Indonesia berhasil menampilkan keajaiban Indonesia. Dengan sangat apik, video berjudul The Journey to a Wonderful World merangkum kehidupan Indonesia yang luar biasa. Kekayaan dan keindahan alamnya, masyarakatnya, kebudayaannya, kulinernya, fasilitasnya, serta kemudahan aksesnya.

Dalam video tersebut, ditampilkan beberapa destinasi wisata di Indonesia Timur yang sungguh menakjubkan. Siapa saja yang menontonnya, akan tergugah hatinya dan tertarik untuk datang berkunjung. Berikut ini adalah tempat-tempat destinasi wisata di Indonesia Timur yang terdapat dalam video Wonderful Indonesia.

1. Perkebunan Kopi Toraja 

Perkebunan Kopi di Tana Toraja
Perkebunan Kopi di Tana Toraja. Sumber foto: http://www.balinicoffee.com

Petani lokal sedang mengeringkan biji kopi dengan latar belakang tongkonan (rumah adat Toraja)
Petani lokal sedang mengeringkan biji kopi dengan latar belakang tongkonan (rumah adat Toraja). Sumber foto: http://negerirayuanpulaukelapa.blogspot.co.id

Kopi Toraja
Kopi Toraja. Sumber foto: https://en.tempo.co

Kopi Toraja merupakan legenda kopi dunia. Karakter kopi Toraja begitu unik dan istimewa, tidak ada yang bisa menandinginya. Kopi berkelas internasional ini sudah terkenal sejak berabad-abad silam, yaitu sekitar abad ke-17. Dulu, kopi langka ini hanya diperuntukkan bagi para bangsawan Eropa. Begitu bernilainya kopi ini, ada yang menyebutnya sebagai emas hitam Toraja.

Perkebunan kopi Toraja menghampar di area seluas 530 hektare. Di tengah perkebunan ini terdapat pabrik pengolahan kopi Toarco Jaya. Perkebunan ini menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia Timur yang dibanggakan dan dipromosikan dalam video Wonderful Indonesia. Untuk menjelajahi perkebunan ini, PT Toarco menyediakan mobil jeep bagi pengunjung. Pemandangan alamnya sungguh menakjubkan, cocok untuk berfoto dan bervideo.

Perkebunan kopi Toraja terletak di Desa Bokin, Rantebua, Toraja Utara. Perkebunan ini terbuka untuk umum dengan tiket masuk Rp 5 ribu untuk wisatawan domestik, Rp 10 ribu untuk wisatawan mancanegara. Peneliti dan rombongan pelajar mendapat tiket khusus, yaitu Rp 3 ribu dan Rp 1 ribu. Loket buka pada hari Senin – Jum’at pukul 07.00 – 15.00, sedangkan hari Sabtu hanya sampai puluk 12.30. Hari Minggu dan hari libur nasional tutup. Pengunjung bisa membeli kopi Toraja langsung dari pabriknya ini. Harga paket kopi beragam, tergantung kualitasnya. 1 pak kopi Toraja dikemas seberat 5kg dihargai mulai dari Rp 231 ribu – Rp 616 ribu.

2. Kete Kesu Toraja

Pemandangan Kete Kesu
Pemandangan Kete Kesu. Sumber foto: http://www.cumilebay.com

Tongkonan, Rumah adat Tana Todaja
Tongkonan, Rumah adat Tana Todaja. Sumber foto: http://www.cumilebay.com

Pemakaman Kete Kesu
Pemakaman Kete Kesu. Sumber foto: http://www.setapakkecil.com

Toraja memiliki segundang potensi wisata yang menakjubkan. Kete Kesu salah satunya. Terletak di Desa Rantepao, Toraja Utara, sekitar 10 jam perjalanan dari Kota Makasar. Selain pemandangan perbukitan yang mempesona, kebudayaan masyarakat di sini yang penuh nuansa magis pun mengundang decak kagum.

Rumah budaya Tongkonan dengan ciri khas bentuk atap menyerupai tanduk kerbau, berderet rapi menghadap timur. Rumah ini sudah ada sejak sekitar 300 tahun yang lalu. Di belakang desa, terdapat Bukit Buntu Kesu yang merupakan situs pemakaman kuno yang telah berusia sekitar 600 tahun. Di bukit ini terdapat gua-gua berisi jenazah masyarakat setempat. Ada yang ditempatkan dalam peti mati berbentuk perahu kano, ada juga yang digeletakan begitu saja tanpa peti sehingga terlihat tulang belulangnya berserakan.

Berkunjung ke Kete Kesu, dikenai biaya masuk sebesar Rp 10 ribu per orang.

3. Taman Laut Nasional Wakatobi

Pesona Taman Nasional Wakatobi
Pesona Taman Nasional Wakatobi. Sumber foto: http://www.pesonavitalis.com

Taman Nasional Wakatobi
Taman Nasional Wakatobi. Sumber foto: http://www.matadornetwork.com

Keseruan Menyelam di Taman Nasional Wakatobi
Keseruan Menyelam di Taman Nasional Wakatobi. Sumber foto: http://www.jakarta.panduanwisata.id

Nama Wakatobi di Sulawesi Tenggara, diambil dari nama empat pulau utama di kawasan konservasi ini, yaitu Pulau Wangi-wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Keindahan dan kekayaan biota laut di perairan ini diakui sebagai salah satu yang terbaik dan terlengkap di dunia. Gugusan terumbu karang dan jutaan spesies ikan hidup di taman laut seluas 1,39 juta hektare ini. Dari sekitar 850 spesies koral dunia, 750 di antaranya ada di sini. Dasar laut terdalam diperkirakan sekitar 1.000 meter.

Ada beberapa titik terpopuler di perairan Wakatobi. Untuk diving terbaik, datanglah ke Pulau Kapota, Pulau Hoga, dan Pulau Onchmobaa-Tomia. Pantai Moli Sahatu sebagai pantai seratus mata air, di mana terdapat ratusan mata air yang keluar dari pasir pantainya. Tak jauh dari sini, ada wisata gua dan kampung suku Bajo. Sedangkan Pulau Anano Runduma, menjadi pusat penangkaran penyu hijau.

4. Desa Sawingrai, Raja Ampat

Island village of Sawinggrai
Island village of Sawinggrai. Sumber foto: http://raja-alamnews.blogspot.co.id

Sawinggrai village, Raja Ampat Utara
Sawinggrai village, Raja Ampat Utara. Sumber foto: https://www.flickr.com/photos/tjetjep/11665629695

Boat kid
Boat kid. Sumber foto: https://www.flickr.com/photos/tjetjep/11665629695

Desa Sawingrai berada di distrik Meos Mansa, Raja Ampat, Papua Barat. Bisa diakses dengan perahu tradisional masyarakat setempat seharga Rp 100 ribu, atau dengan naik kapal cepat dengan ongkos Rp 500 ribu. Bagitu tiba, wisatawan disambut tarian Makakero dengan penari dan penyanyi yang berkostum khas Papua Barat. Jika ingin menginap, ada homestay di atas laut yang bisa disewa seharga Rp 500 ribu perorang.

Alam Desa Sawingrai merupakan habitat asli burung cendrawasih, si burung surga. Ada cendrawasih merah, cendrawasih belah rotan, cendrawasih besar, dan cendrawasih kecil. Kita bisa melihat sendiri bagaimana burung legendaris dunia ini bernyanyi, menari, mencari makan, dan berinteraksi dengan sesamanya di habitat aslinya. Pertunjukan cendrawasih ini bisa dinikmati pagi hari pukul 07.00 – 09.00, dan sore pukul 16.00 – 17.00.

5. Teluk Kabui, Raja Ampat

Teluk Bay, teluk tersembunyi di pulau Penemu
Teluk Bay, teluk tersembunyi di pulau Penemu. Sumber foto: http://www.noonsite.com

Teluk Kabui atau biasa disebut Mini Wayag
Teluk Kabui atau biasa disebut Mini Wayag. Sumber foto: http://www.swissnomads.com

Terminal Ferry di Waisai (dari Sorong), ferry untuk melihat teluk Kabui
Terminal Ferry di Waisai (dari Sorong), ferry untuk melihat teluk Kabui. Sumber foto: http://www.swissnomads.com

Teluk Kabui menjadi spot yang wajib dikunjungi di Raja Ampat. Bisa dicapai dari Pelabuhan Waisai dengan menggunakan kapal cepat dengan ongkos Rp 550 ribu per orang. Teluk Kabui merupakan celah sempit di antara dua pulau karang yang menjulang tinggi dari dalam laut, yaitu Pulau Waigeo dan Pulau Gam. Inilah pintu gerbang kita menuju ke gugusan pulau karang yang luar biasa indah khas Raja Ampat. Jernihnya air di Teluk Kabui ini membuat kita bisa melihat kehidupan bawah laut dari permukaan, tanpa menyelam.

6. Kepulauan Wayag Raja Ampat

Wayag Island
Wayag Island. Sumber foto: http://www.travelledpaths.com/event/lets-explore-west-papua-raja-ampat/

Indahnya Pulau Wayag, Raja Ampat
Indahnya Pulau Wayag, Raja Ampat. Sumber foto: http://www.indonesia-tourism.com/forum/showthread.php?52320-Wayag-Island-Raja-Ampat

Melihat matahari terbenam di Wayag
Melihat matahari terbenam di Wayag. Sumber foto: https://www.airpano.com/360Degree-VirtualTour.php?3D=Wayag-Raja-Ampat-Indonesia

Pantai di Wayag
Pantai di Wayag. Sumber foto: https://www.airpano.com/360Degree-VirtualTour.php?3D=Wayag-Raja-Ampat-Indonesia

Kepulauan Wayag menjadi destinasi wisata di Indonesia Timur yang sudah tersohor ke mancanegara. Inilah spot ikon Raja Ampat yang diandalkan dalam video Wondeful Indonesia. Tempatnya lumayan jauh dan terpencil, namun tetap bisa diakses dengan menyewa kapal cepat dari Pelabuhan Sorong seharga Rp 9 juta per hari. Izin masuk ke kawasan konservasi ini sebesar Rp 500 ribu untuk wisatawan mancanegara, dan Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik.