Eco Skywalk Neo SOHO, Jembatan Ikonik Nan Cantik

Akhir pekan kemarin, saya sengaja meninggalkan Bandung (yang dengar-dengar macet luar biasa) menuju Jakarta untuk suatu acara keluarga. Ah, pas banget nih! Saya sudah penasaran dengan Skywalk Neo SOHO yang belakangan ini lagi nge-hits! Katanya, Jembatan Eco Skywalk Neo SOHO ini mirip-mirip dengan Helix Bridge di Singapura. Kebetulan, jika di Jakarta saya memang biasa menginap di tempat yang tak jauh dari Mall Central Park. Sejak masa Neo SOHO ini dibangun, saya sudah melihat rangka jembatannya yang mengingatkan saya akan belalai untuk masuk ke dalam pesawat. Pokoknya, saya jadi penasaran dan juga pengen foto-foto cantik di Jembatan Eco Skywalk Neo SOHO.

bagian dalam Neo SOHO
bagian dalam Neo SOHO

Neo SOHO ini adalah salah satu pusat perbelanjaan terbaru di daerah Jakarta Barat. Lokasinya persis di samping Central Park Mall. Nah, Neo SOHO dan Central Park Mall ini dihubungkan oleh jembatan Eco Skywalk.  Tak heran karena kedua mall ini sama-sama berada di bawah naungan Agung Podomoro Group. Saat ini sudah ada cukup banyak gerai makanan yang buka di Neo SOHO, seperti Marugame Udon, KKuldak, The Kitchen by Pizza Hut, Shaburi, Imperial Lamian, dan masih banyak lainnya. Restoran-restoran ini terletak di sepanjang lorong. Harum yang menguar dari restoran-restoran tersebut entah kenapa mengingatkan saya akan suasana food court di Singapura atau Hongkong. Mungkin karena rata-rata restoran di Neo Soho ini menjual menu Asia (bukan menu lokal). Saya jadi sedikit kasihan dengan gerai HejoHejo yang posisinya agak nyempil sendiri dibanding gerai lainnya. HejoHejo ini adalah gerai yang menjual minuman lokal seperti cendol.

salah satu instalasi seni yang terpajang di Neo SOHO. Menarik ya!
salah satu instalasi seni yang terpajang di Neo SOHO. Menarik ya!

Selain gerai makanan, saat ini di Neo SOHO yang diresmikan di awal September 2016 lalu juga dibuka department store Central. Central ini mirip-mirip dengan SOGO ataupun METRO. Tapi saya tidak melihat-lihat ke dalamnya karena memang tidak sedang mencari produk fashion. Selain itu, sisanya Neo SOHO ini masih lumayan kosong melompong. Namun, mereka akan segera membuka Jakarta Aquarium. Nanti kalau sudah buka, saya akan ke Jakarta lagi dan saya tuliskan liputannya deh! 🙂

Menuju jembatan eco skywalk. Karena hujan, saya tak boleh lewat
Menuju jembatan eco skywalk. Karena hujan, saya tak boleh lewat

Untuk menuju jembatan Eco Skywalk, kita harus naik beberapa lantai ke atas. Dan setelah sampai di atas, saya harus kecewa karena jembatan Eco Skywalk ini ditutup karena hujan turun. Hiks :(. Walaupun hanya gerimis, jembatan akan ditutup karena lantainya akan menjadi licin. Selalu ada bapak satpam yang menjaga pintu menuju Eco Skywalk Neo SOHO ini. Mungkin pengelola sudah hafal dengan perilaku orang Indonesia yang suka bandel, walau sudah dilarang tetap nekat. Hahaha.

Tenang…  ceritanya belum selesai di sini…

Keesokan harinya, saya memutuskan untuk mencoba “peruntungan” sekali lagi. Minggu malam itu langit agak bergerimis, namun saya pikir tak ada salahnya mencoba.  Lagipula, rencana saya malam itu adalah mengambil foto bagian luar jembatan. Jembatan memang (lagi-lagi) ditutup, tapi saya lalu berjalan kaki menembus gerimis untuk mencari best angle foto. Tidak mudah juga ternyata. Jembatan Eco Skywalk Neo SOHO ini memiliki bentuk mengular (melingkar) dengan panjang 250 meter. Butuh lensa khusus atau setidaknya kamera go pro jika ingin mengambil foto dengan sudut pandang lebih luas. Dan saya hanya bersenjatakan smartphone keluaran china. LOL. (#dilarangsebutmerk).

Finally, setelah berjuang di hari kedua: jembatan Eco Skywalk Neo SOHO
Finally, setelah berjuang di hari kedua: jembatan Eco Skywalk Neo SOHO

Saya mencoba mengambil angle dari Apartemen Royal Mediterania yang berlokasi di sebelah Central Park Mall. Lumayan lah, setelah berjuang akhirnya bisa juga mendapat foto yang lumayan. Eco Skywalk Neo SOHO ini sangat cantik di malam hari dengan lampu-lampu cincin yang melingkar di seluruh badan jembatan. Walaupun sejatinya tak mirip bentuknya dengan Helix Bridge, namun Eco Skywalk Neo SOHO memiliki kecantikan tersendiri.

Jembatan Eco Skywalk Neo SOHO di siang hari
Jembatan Eco Skywalk Neo SOHO di siang hari

Nah, Anda tak bakalan kaget bukan bila saya keesokan paginya kembali menyambangi Neo SOHO? Katakan saja, saya ini pantang menyerah. Haha. Cuaca Senin pagi kemarin cukup cerah dan usaha ketiga saya kali ini membuahkan hasil. Saya bisa juga menyusuri Eco Skywalk Neo SOHO. Hore! Eco Skywalk Neo SOHO ini mempunyai pesona yang berbeda di siang hari. Cincin-cincinnya yang berwarna-warni cerah seolah menghiasi langit biru hari itu. Sangat menyenangkan rasanya berjalan-jalan di jembatan ikonik ini. Angin berhembus sepoi-sepoi dan kita pun bisa menikmati pemandangan sekitar. Eco Skywalk Neo SOHO ini juga dihiasi dengan berbagai tanaman. Ada beberapa area di mana kita bisa duduk sejenak untuk bersantai. Asyik juga buat selfie!

Sebagian tanaman perdu yang menghiasi jembatan
Sebagian tanaman perdu yang menghiasi jembatan

So, siapa yang weekend ini mau jalan-jalan ke Jakarta dan foto-foto di Eco Skywalk Neo SOHO? Pastikan cuacanya sedang cerah, ya! Kalau sudah terlanjur datang lalu hujan, ya sudah kita kulineran saja 🙂