Nikmatnya Jejamuran, Petani Jamur pun Tersenyum

Doyan jamur? Jika ya, maka saat travelling ke Jogja Anda harus menyempatkan diri untuk kuliner di Jejamuran. Dari namanya pun, kita sudah bisa menebak bahwa rumah makan ini menghadirkan menu aneka jamur. Restoran Jejamuran ini berlokasi agar di pinggiran kota Jogja, tepatnya di Jl. Magelang KM. 11 RT. 01 RW. 20, Desa Niron, Pandowoharjo, Tridadi, Kabupaten Sleman.  Restoran ini bekerja sama dengan para petani jamur di daerah Sleman. Jadi, dengan makan di Jejamuran, berarti Anda ikut mendukung kesejahteraan para petani jamur, lho!

Jejamuran
Jejamuran

Saya datang ke Jejamuran untuk makan malam. Boleh dibilang, it was a mistake! Pasalnya, saat itu sedang bulan puasa dan saya datang persis menjelang jam buka puasa. Waduh, suasananya penuh banget saat itu. Ditambah lagi, ternyata penerangan di Jejamuran itu remang-remang. Semoga besok-besok kalau income saya sudah lebih besar, saya bisa beli kamera yang bagus. Kali ini, maafkan foto-foto makanannya yang rasanya jadi kurang memikat. Hehehe…

Jejamuran ini menempati sebuah area yang sangat luas. Restorannya terdiri dari beberapa area yang diberi nama-nama jamur. Waktu itu, saya duduk di paviliun di area paling belakang, yaitu area Hiratake. Karena waktu itu perut mulai keroncongan, kami pun bergegas memesan. Kami memesan sate jamur, tongseng jamur, telur dadar shitake, dan jamur bakar pedas. Satu-satunya menu makanan yang tidak serba jamur yang kami pesan adalah ayam goreng kampung. Untuk minumannya, kami memesan teh manis hangat, sarsaparilla, dan es cendolnya. Es cendolnya disajikan dengan jamur juga, lho! Unik banget pokoknya…

Ada banyak jenis jamur yang dipamerkan
Ada banyak jenis jamur yang dipamerkan

Menit demi menit berlalu dan pesanan kami tak kunjung datang. Tetapi kami maklum karena saat itu suasananya sedang super ramai. Sambil menunggu, saya sengaja mengajak keponakan jalan-jalan di sekitar rumah makan. Di Jejamuran ini, kita bisa melihat pameran pembibitan jamur. Awalnya saya pikir itu hanya pajangan, sewaktu iseng saya pegang, ups ternyata jamur betulan! Ada banyak jenis jamur yang dipamerkan lengkap dengan keterangan nama jamurnya. Lumayan banget untuk sekalian menambah wawasan. Ada juga kolam kecil dengan tulisan Jejamuran dan patung jamur berukuran gede. Biasanya, tempat ini jadi spot foto rame-rame. Saya juga menyempatkan diri ke area kasir. Di counter kasir, Anda bisa sekalian belanja oleh-oleh aneka snack jamur dalam toples.

dari kiri atas ke kanan: tongseng jamur, telur dadar shitake, sate jamur, jamur bakar pedas, nasi putih
dari kiri atas ke kanan: tongseng jamur, telur dadar shitake, sate jamur, jamur bakar pedas, nasi putih

Setelah puas berkeliling, saya pun kembali ke tempat duduk kami di area Hiratake dan… alamak! Pesanan kami belum sampai juga. Melihat gelagat keponakan saya yang terkecil sudah mulai gelisah bin rewel, saya buru-buru bertanya pada mas waiter-nya, “Mas, masih lama nggak ya pesanan kami?” Mas Waiter pun lalu mengeluarkan walkie-talkie untuk mengontak dapur. Syukurlah, sekitar 10 menit kemudian makanan kami langsung diantarkan. Saya rasa, pelayanan di Jejamuran ini cukup maksimal. Untuk menyiasati lokasi yang luas, mereka menggunakan walkie-talkie untuk berkomunisasi. Begitu pesanan kami datang, saya cepat-cepat memotret dulu sebelum kami mulai bersantap.

Sate Jamur
Sate Jamur

Nah, menu paling favorit buat saya saat di Jejamuran adalah Sate Jamur! Kecuali dari tekstur satenya, kita nggak bakalan menyangka bahwa itu terbuat dari jamur. Rasanya persis banget dengan daging asli. Citarasanya nikmat, lengkap dengan bumbu kacang yang terasa manis gurih. Rasa-rasanya pengen makan seporsi sendirian. Haha.

Telur dadar Shitake
Telur dadar Shitake

Tongseng jamur pun terasa nikmat banget. Kuah santan tongsengnya terasa spicy, agak pedas, dan legit. Asyik banget sebagai teman makan nasi panas. Jika Anda bersantap bersama anak-anak, telur dadar shitake bisa jadi menu yang pas buat si kecil. Jamur di dalam telur dadarnya cukup banyak, tekstur-nya lembut dengan rasa yang gurih. Ayam goreng kampungnya juga enak, dagingnya empuk dan terasa gurih. 

Jamur Bakar Pedas
Jamur Bakar Pedas

Namun, saya K.O dengan jamur bakar pedas yang juga kami pedas. Dasarnya saya memang nggak tahan makanan pedas dan jamur bakar pedas ini beneran pedesnya! Saya hanya tahan mencomot dua-tiga potong. Rasanya nikmat sekaligus pedas membakar.

Cendol Jamur
Cendol Jamur

Untunglah ada es cendol untuk mendinginkan lidah saya yang terasa terbakar. Es cendol di Jejamuran ini unik banget karena dipadukan dengan jamur. Melihat bentuk jamurnya, sepertinya mereka menggunakan jamur enoki. Rasa manisnya (menurut selera saya) sangat pas.

Overall, bersantap di Jejamuran sangat berkesan bagi saya. Next time saat saya ke Jogja lagi, saya bakalan datang ke Jejamuran ini di saat hari siang. Tentunya, biar bisa bikin foto-foto yang lebih bagus. Hehehe…

 

(marchaela_maria)

#marchaelappetite 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *