Berwisata ke Kampoeng Tulip, Bandung Rasa Belanda

Ada satu lagi nih tempat wisata baru di Bandung! Jika biasanya kawasan wisata favorit di Bandung adalah di kawasan Bandung atas, seperti Lembang, Dago, dan Maribaya, maka kali ini kami akan mengajak Klikers untuk menjauh sejenak dari kawasan Bandung atas. Mari kita mengarah ke daerah Ciwastra. Di Ciwastra, tepatnya di Jl Pasir Pogor Raya No H17, ada tempat wisata baru yang bernama Kampoeng Tulip. Kampoeng Tulip ini akan membuat Anda merasa sedang jalan-jalan ke Belanda. Penasaran? Yuk, simak… 🙂 

Kampoeng Tulip
Kampoeng Tulip

Kampoeng Tulip ini didirikan oleh Pak Nanang. Beliau menamakan tempat wisata ini Kampoeng Tulip karena terinspirasi dari anaknya yang bersekolah dan menetap di Belanda. Seperti kita ketahui, bunga tulip memang identik dengan Belanda. Kampoeng Tulip yang berada di lahan seluas 800 meter persegi ini awalnya hanyalah sebuah lahan kosong tak terurus. Lalu, pada tahun 2012, pemilik dan pengelola pun lalu mulai  menyulap lahan kosong ini menjadi tempat wisata. Pepohonan ditanam dan ditata sedikit demi sedikit hingga menjadi taman. Akhirnya, pada 25 Desember 2015 lalu, Kampoeng Tulip pun diresmikan.

kampung tulip

Kampoeng Tulip ini memang didesain sedemikian rupa untuk membuat Anda merasa sedang berada di Negeri Kincir Angin. Anyway, saya sendiri belum pernah berlibur ke Belanda sehingga terus terang saya tidak bisa bilang, semirip apakah Kampoeng Tulip dengan Belanda. Kita harus memberikan acungan jempol atas usaha keras Pak Nanang untuk membuat Kampoeng Tulip ini menjadi semirip mungkin dengan Belanda. Anda akan dibuat terkagum-kagum dengan suasananya yang sangat indah. Suasana Belanda sangat terasa berkat kehadiran sebuah rumah bergaya Belanda bercat kuning lengkap dengan sebuah kincir angin. Rumah belanda ini menjadi salah satu spot selfie terbaik di Kampoeng Tulip.

gallery Shabby Chic
gallery Shabby Chic

Selain rumah bergaya belanda, Anda (apalagi para wanita, nih) juga akan dibuat melting dengan imutnya gallery Shabby Chic yang juga ada di Kampoeng Tulip ini. Fyi, Shabby Chic adalah gaya interior yang pertama kali berkembang di Inggris pada abad ke-19. “Shabby” artinya “lusuh” dan “chic” artinya “elok”. Jadi, shabby chic ini kurang lebih adalah gaya interior di mana furniture-nya terlihat lusuh dan antik, namun tetap menarik. Nah, gallery Shabby Chic di Kampoeng Tulip ini memiliki koleksi furniture yang cukup lengkap. Mulai dari cermin, jam dinding, set cangkir tamu, meja, kursi, dan juga ada mainan anak-anak. Bukan hanya sekedar bisa dikagumi kecantikannya, Anda juga bisa membeli furniture shabby chic tersebut. Harganya memang cukup mahal, namun memang sudah naksir dan ada budgetnya, kenapa tidak? :p

Taman bunga di Kampoeng Tulip
Taman bunga

Namanya Kampoeng Tulip, yang terlintas di benak Anda pastilah sebuah taman atau ladang dengan bunga-bunga tulip bermekaran. Nah, di sini pun ada sebuah taman bunga di mana Anda bisa duduk-duduk bersantai dan berfoto-foto ria. Namun sayangnya, mungkin saat ini Anda belum bisa menjumpai bunga tulip. Hingga saat ini, pengelola Kampoeng Tulip memang masih berusaha untuk bisa menghadirkan bunga tulip di sini. Seperti kita ketahui, bunga tulip yang merupakan bunga asli belanda ini tumbuh pada suhu 11-12 derajat celcius. Walaupun hawa Bandung cukup sejuk, namun tidak cukup dingin supaya tunas bunga tulip bisa tumbuh. Padahal, Pak Nanang sudah mendatangkan langsung tunas bunga tulipnya dari Belanda, lho! Tapi, saat ini Pak Nanang beserta pengelola Kampoeng Tulip sedang berupaya untuk menghadirkan bunga tulip. Tak tanggung-tanggung, mereka berencana untuk membangun rumah kaca berkonsep mesin kulkas. Hmm, semoga pembangunannya lancar supaya kita bisa menikmati keindahan bunga tulip, yah! 🙂 

bisa berfoto dengan kostum belanda
bisa berfoto dengan kostum belanda

Buat Anda yang doyan foto, Anda juga bisa berfoto dengan menggunakan kostum pakaian belanda. Tapi, untuk berfoto dengan kostum pakaian belanda ini, Anda akan dipungut biaya tambahan sebesar Rp 10.000,00.

kampoeng-tulip - perahu

Selain berfoto-foto, Anda juga bisa naik sepeda air,  perahu bebek atau perahu payung di kolam yang cukup luas. Untuk menaiki perahu ini, Anda tidak dipungut biaya lagi karena sudah termasuk biaya tiket masuk. Anda juga bisa mencoba fish spa di kolam terapi ikan. Katanya, terapi ikan ini akan membuat Anda tidur lebih nyenyak dan menghilangkan stres. Ajak juga putra-putri Anda untuk memberi makan ikan dan burung merpati. Ini bisa menjadi wisata edukatif yang menarik bagi anak-anak. Oh ya, Anda juga tak perlu repot-repot membawa bekal dari rumah. Ada Café Kampoeng Tulip yang bisa memuaskan hasrat kuliner Anda. Hihi.

harga tiket masuknya murah, lho!
harga tiket masuknya murah, lho!

Ke depannya, Kampoeng Tulip masih akan melakukan berbagai pembenahan dan penambahan fasilitas.  Bahkan, katanya bakal ada waterpark mini dan wahana flying fox. Hingga saat ini, tiket masuk ke tempat wisata yang satu ini masih cukup murah, yaitu Rp 6.000,00 saja untuk hari Senin – Jumat dan Rp 9.000,00 di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur.

Bagi Anda yang hendak berkunjung ke sini, memang tidak terlalu mudah untuk menemukan tempat ini karena lokasinya yang ada di wilayah perumahan. Buat Anda yang menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa melalui Perumahan Metro Margahayu atau Riung Bandung dari Jalan Soekarno Hatta. Atau jika Anda menggunakan kendaraan umum, Anda bisa menggunakan angkot jurusan Cicaheum-Ciwastra dan berhenti di depan Komplek Pasir Pogor kemudian berjalan sekitar 100 meter.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *