GRATIS Voucher KlikHotel Rp 50.000!


Kalau gratis, saya tidak mau

Makan Ceker Ayam, Siapa Takut?

Ngga kalah enak dengan dimsum popular, Angsio kaki ayam, Indonesia punya aneka olahan istimewa dari bahan ceker. Meskipun beberapa orang mungkin merasa jijik tapi bagi yang sudah terbiasa memakannya pasti akan ketagihan. Bagian kaki ayam memiliki rasa yang gurih dan kenyal. Apa saja hidangan sedap khas Indonesia dari ceker ayam? Berikut ini daftarnya:

1. Glotak Ceker Khas Tegal

Glotak Ceker Khas Tegal
Glotak Ceker Khas Tegal. Sumber foto: www.cookpad.com

Glotak ceker adalah makanan khas dari Tegal. Jika kita berkunjung ke Tegal maka kita akan mudah menemuinya di pasar tradisional. Bahan yang digunakan utamanya adalah kedelai, tulang ayam, dan ceker. Tulang ayam ini tidak harus ada karena bisa diganti dengan tulang atau iga sapi jika ingin rasa kuahnya berbeda. Kedelai sebagai salah satu bahannya perlu ditumbuk kasar dengan cara diuleg. Tulang ayam direbus terlebih dahulu sehingga tercipta kaldu ayam yang lezat.

Cara memasaknya yaitu dengan menumis bumbu yang telah dihaluskan, terdiri dari bawang putih, bawang merah, cabai, serta gula dan garam. Tambahkan serai dan daun salam sampai bau harum tercium, kemudian baru masukkan ceker yang telah dibersihkan. Aduk terus sampai merata, sesudahnya kita campurkan kaldu tulang ayam. Kedelai yang sudah ditumbuh halus dimasukkan terakhir. Masak hingga kaldu mengental. 

2. Sate Ceker Khas Bengkulu

Sate Ceker Khas Bengkulu
Sate Ceker Khas Bengkulu. Sumber foto: http://travel.kompas.com

Bengkulu memiliki cara makan ceker yang sedikit berbeda. Di daerah ini, ceker ayam disajikan dalam bentuk sate. Sate ceker khas Bengkulu dapat kita temui sekitar obyek wisata Pantai Jakat. Jadi pengunjung bisa berekreasi menikmati indahnya pantai pasir putih sembari menyantap hidangan sate ceker khas Bengkulu. Sate ceker ini tak terdapat pada satu warung saja namun ada di beberapa warung. Kita bisa memilih salah satu dari mereka.

Baca Juga:  Makanan Pesawat Ala 3 Maskapai Indonesia

Sate ceker yang disajikan berupa kaki ayam kampung yang dipanggang sampai matang. Sate tersebut kemudian dilumuri kuah santan kental dengan bumbu kunyit, cabai, serta bumbu lainnya. Rasanya yang sedap dan banyak dicari pengunjung yang membuat banyak pedagang sate ceker bermunculan. Seperti halnya sate lainnya, sate ceker ini menggunakan tusuk dari bambu. Para pengunjung juga bisa meminta tingkat kematangan sate yang beragam sesuai dengan yang diinginkan pembeli.

3. Gudeg Ceker Ala Yogya

Gudeg Ceker Ala Yogya
Gudeg Ceker Ala Yogya. Sumber foto: http://www.jogjanyam.com

Yogya terkenal dengan gudegnya, dan salah satu jenis gudegnya adalah gudeg ceker. Gudeg memang biasa disajikan dengan menu ayam dari berbagai bagian tubuh ayam. Gudeg ceker ini merupakan sajian yang bisa kita dapatkan di Warung Sedap Roso yang terletak di Jl. Seturan No. 5. Warung yang cukup ramai ini tak heran menyajikan makanan dengan cita rasa enak. Gudeg ceker di warung ini merupakan sajian menu andalan yang tak boleh dilewatkan.

Satu porsi gudeg ceker biasanya terdiri dari 10 buah ceker. Kita bisa menyantapkan bersama dengan seporsi nasi. Harganya pun ternyata sangat murah sehingga ramah di kantong. Ceker atau kaki ayam yang disajikan sangat empuk sehingga mudah dimakan. Jika ingin menu lainnya, tempat ini juga menyajikan berbagai menu gudeg.

4. Krengsengan Ceker Khas Jatim

Ceker pedas Surabaya
Ceker pedas Surabaya. Sumber foto: www.travelingyuk.com/

Ceker teroris pedas
Ceker teroris pedas. Sumber foto: www.instagram.com/rahardisoekarnojunianto/

Jawa Timur merupakan salah satu daerah yang memiliki sajian khas berupa krengsengan. Krengsengan ini awalnya memang berbahan utama daging kambing. Namun bahan utamanya tersebut bisa diganti salah satunya dengan ceker. Bumbu keduanya bisa dibilang mirip hanya berbeda dari bahan utamanya saja.

Jika kita pergi ke Surabaya, kita bisa mampir ke Warung Ceker Teroris. Di sini disajikan menu ceker teroris bumbu rica-rica serta ceker teroris bumbu krengsengan. Khas dengan bumbu pedasnya, warung ini menawarkan bebera[a level pedas, misalnya yang biasa pedasnya disebut level teroris lokal sedang yang super pedas disebut level teroris internasional.

Baca Juga:  Variasi Seblak Kekinian yang Wajib Dicoba

5. Soto Ceker (Betawi, Surabaya, Madura)

Soto Ceker Khas Surabaya
Soto Ceker Khas Surabaya

Soto Ceker Khas Betawi
Soto Ceker Khas Betawi

Soto Ceker Khas Madura
Soto Ceker Khas Madura

Soto ayam biasanya menggunakan bahan suwiran daging ayam, namun ternyata ceker juga bisa digunakan di dalamnya. Soto ceker ini terdapat di berbagai daerah di Indonesia misalnya Soto Ayam Ceker Suroboyo yang ada di Pasar Minggu atau Soto Ceker Ayam Kampung yang ada di Bogor Tengah.  Rata-rata soto tersebut memiliki bumbu utama yang serupa walaupun mungkin ada satu-dua bahan yang berbeda dengan cara masak masing-masing.

Secara umum soto ceker juga menggunakan bumbu soto seperti biasaya seperti serbuk koya, bumbu halus soto, serai, daun jeruk, gula, garam, dan lain-lain. Selain ceker terdapat bahan pelengkap lainnya yaitu bihun, taoge, seledri, dan bawang goreng.

6. Seblak Ceker dari Bandung

Seblak Ceker Bandung
Seblak Ceker Bandung. Sumber foto: http://alittleprefabricado.blogspot.co.id

 

Bandung memiliki menu ceker yang cukup berbeda yaitu seblak ceker. Sebelumnya kita tahu bahwa seblak dibuat dengan bahan kerupuk, saat ini terdapat modifikasi dengan menggunakan ceker. Seblak ceker tersedia di berbagai warung di Bandung. Salah satu Seblak Deu Tjenghar yang berlokasi di Jalan Purnawarman.

Di sini terdapat beragam pilihan topping sebak mulai dari bakso, siomay, kikil, sosis, kwetiauw, brokoli, jamur, dan tak ketinggalan ceker. Harga yang ditawarkan juga cukup murah berkisar antara Rp. 9.000 sampai Rp. 17.000. Ada lagi Seblak Pak Haris yang berada di Jalan Karasak, di sana terdapat menu andalan Seblak Spaghetti Sosis Ceker.

7. Ceker Mercon

Ceker Mercon
Ceker Mercon. Sumber foto: https://resepterupdate.com

Menu ceker pedas merupakan menu andalan yang bisa kita temui di Warung Ceker Mercon Dar Der Dor. Berada di lokasi Ketintang Permai, Surabaya, warung ini membutuhkan sekitar 15 sampai 20 kilogram ceker ayam setiap harinya. Ceker yang digunakan dipresto terlebih dahulu dengan bumbu garam serta penyedap rasa. Setelah dipesan oleh pembeli, baru kemudian ceker yang sudah dipresto dimasak lagi dengan menggunakan kecap dan sambal. Sesuai dengan namanya, yaitu ceker mercon maka sambal menjadi peran penting untuk memberikan rasa pedas sekaligus sedap.

Facebook Comment