7 Masjid Termegah di 7 Benua

Halo Klikers, memasuki bulan Ramadhan kami ingin mengajak Kalian berkeliling dunia untuk menengok Masjid termegah di tujuh benua. Agama Islam telah menjadi agama universal yang diterima oleh berbagai penduduk di berbagai negara. Sebarannya begitu luas sehingga umat muslim telah menghadap dari segala penjuru kiblat. Ternyata dari benua Amerika hingga Australia juga banyak pemeluk Islam, lho! Mari kita berpetualang di setiap benua. 

Benua Asia: Masjid Al-Harom, Arab Saudi

arab arab1

Bagi umat muslim, Masjid Al-Harom yang terletak di Mekkah adalah tempat utama yang wajib dikunjungi. Mesjid ini mengelilingi Kabah dan menjadi penerima jutaan muslim untuk menunaikan ibadah haji setiap tahunnya. Masjid seluas 356.800 meer persegi dapat menampung 820 ribu umat untuk menunaikan ibadahnya. Para umat muslim tidak perlu mencari kiblat untuk sholat tetapi bisa langsung menghadap Kabah. Masjid termegah ini dibangun oleh Umar Bin Khattab pada abad ke-7 dan selalu dirawat dan diperbesar hingga saat ini.

Benua Afrika: Masjid Hassan II, Moroko

afrika afrika2

Salah satu masjid termegah di dunia ini terletak di kota Kasablanka yang dibangun untuk merayakan ulang tahun raja ke-60.Masjid terbesar di benua Afrika ini memiliki menaranya setinggi 210 meter, dengan komplek sebesar 80 ribu meter persegi memiliki kapasitas hingga 25 ribu orang. Masjid yang dibangun pada tahun 1993 ini dirancang oleh arsitek Prancis bernama Michel Pinseau. Selain desain artistiknya, bangunan ini juga kokoh pada bencana gempa bumi. Pemandangan dari atas menara dapat melihat betapa megahnya samudra Atlantik. Masjid ini tidak hanya menerima pengunjung beragama Muslim namun juga menerima pengunjung dari kepercayaan apapun.

Amerika Latin : King Fahd Islamic Cultural Centre, Argentina

argentina argentina2

Tidakkah mengejutkan bahwa ada masjid di jantung kota Buenos Aires, Argentina? Tidak hanya bangunan masjid biasa, King Fahd Islamic Cultural Center ini juga memiliki perpustakaan, dan pesantren dengan luas kompleks sebesar 34 hektar. Salah satu masjid termegah di dunia ini diresmikan pada tahun 2000 oleh desainer Arab Saudi, Zuhair Fayes. Tidak hanya sebagai ruang doa, King Fahd Islamic Cultural Centre juga menjadi bentuk diplomasi antara Argentina dengan Arab Saudi. 

Eropa: Masjid Kaisar, Bosnia

Emperor's-Mosque-1

Eropa yang dikenal sebagai negeri Kristiani sebenarnya menyimpan sejarah Islam yang panjang. Sarajevo, ibu kota Bosnia-Herzegovina, ditinggali oleh suku Bosniaks yang mayoritas beragama Islam. Bangsa Ottoman pernah menjadi empu kota ini dan menancapkan agama Islam di sini. Masjid Kaisar,salah satu peninggalan kejayaan Islam, dibangun sejak tahun 1457. Di seberang sungai dari kota tua, Careva Dzamija dibangun masjid yang dikonstruksi dari kayu. Masjid ini sudah berkali-kali mengalami kehancuran dan pembangunan kembali, dari perang dunia kedua hingga perang saudara di Bosnia. Saat ini Masjid Kaisar kembali direstorasi untuk mengingatkan kejayaan Islam di Bosnia.

Oseania: Masjid Auburn Galipoli, Australia

Aussie1

Masjid Auburn Galipoli adalah mesjid bergaya Ottoman di Auburn, daerah pinggiran kota Sydney. Lebih dari 500 umat datang sholat setiap harinya dan sekitar 2000 umat mendatangi Sholat jumat. Umat terbanyak dari masjid ini adalah oleh mereka dari Muslim keturunan Turki yang tinggal di Australia. Mesjid ini mulai dibuka untuk tempat ibadah sejak tahun 1979 dan selesai seperti sekarang ini pada tahun 1999. Umat Muslim di Australia cukup banyak, hingga 500 ribu umat.

Amerika: Mesjid Dearborn, USA

USA

Masjid termegah di dunia yang berikutnya ada di negara Paman Sam. Masjid Dearborn berada di kota Dearborn, Michigan Amerika Serikat. Populasi Arab Amerika memiliki pengaruh signifikan di tempat ini, hingga 30 persen penduduk kotanya memeluk agama Islam. Mereka tidak hanya berdagang di Amerika Serikat, namun juga turut membangun komunitas Islam di sini. Pada tahun 2013, kota Dearborn telah menjadi kota pertama di Amerika Serikat yang mulai menjalankan hukum syariah. Berbagai restoran dan kafe telah mendaftarkan sertifikasi halal, dan pemandangan wanita muslim mengenakan jilbab sudah menjadi pemandangan yang umum.

Kutub : Masjid Matahari Tengah Malam, Kanada

artik

20120318211149-Midnight_Sun_Mosque_648x432

Sebuah komunitas muslim kecil di Inuvik memiliki mesjid di lintang paling utara di planet bumi. Terletak di daerah kutub, mereka begitu kesulitan membangun mesjid. Mesjid ini tidak dibangun di tempat, namun dibawa sejauh 4.000 km untuk sampai ke kutub. Cerita yang mengesankan bukan! Perjalanan mesjid ini menginspirasi seorang sineas untuk membuat film tentang perjalanan mesjid hingga sampai ke tempat ini. Masalah utama dari pemeluk muslim di daerah Artik adalah matahari yang tidak akan tenggelam dalam waktu 24 jam pada saat musim panas.  Mereka akhirnya menggunakan waktu sholat dan puasa menurut waktu di Mekah.

 

 

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *