Menyusuri Pesona 6 Kebun Teh di Bandung

Ketika nge-mall dan ngafe di kota telah menjadi begitu mainstream, rasanya kita pun membutuhkan refreshing yang sedikit berbeda. So, bagaimana jika di akhir pekan ini kita mengagendakan untuk berwisata ke kebun teh? Bandung memiliki beberapa kebun teh yang bisa Anda kunjungi. Berjalan-jalan di kebun teh (tea walk) sembari menikmati pemandangan indah dan hawa yang sejuk pastinya akan menjadi pengalaman yang menarik. Terutama untuk kita yang tinggal di perkotaan yang sehari-harinya hanya memandang hutan beton. Bagi Anda para pecinta fotografi, perkebunan teh juga menjadi lokasi yang asyik untuk hunting foto.  Buat Anda yang tertarik untuk wisata tea walk, berikut 6 kebun teh di Bandung yang bisa Anda kunjungi:

1.    Perkebunan Teh Malabar

Perkebunan Teh Malabar
Perkebunan Teh Malabar
Rumah Peninggalan Bosscha
Rumah Peninggalan Bosscha

Kebun teh di Bandung yang satu ini terletak di kawasan Pangalengan. Kebun Teh Malabar memiliki luas 2.022 ha dan berada di ketinggian 1.550 mdpl. Suhu rata-rata di sini berkisar 16 – 26 derajat celcius. Di tengah-tengah perkebunan teh Malabar, Anda dapat menjumpai makam K.A.R Bosscha. Bosscha-lah yang mendirikan perkebunan teh Malabar ini pada tahun 1896. Beliau dimakamkan di tengah-tengah perkebunan sesuai dengan permintaannya. Saat mengunjungi Kebun Teh Malabar, Anda bisa melakukan tea walk, mengunjungi makam Bosscha, berkunjung ke pabrik teh dan juga mengunjungi rumah Bosscha. Di samping rumah peninggalan Bosscha ini terdapat guest house untuk para wisatawan menginap. Dari Kebun Teh Malabar, Anda juga dapat berwisata ke pemandian air panas alami Tirta Camelia yang berjarak 15 menit dari penginapan. 

2.    Perkebunan Teh Rancabali

Perkebunan Teh Rancabali
Perkebunan Teh Rancabali

Kebun teh di Bandung yang paling terkenal boleh jadi adalah Perkebunan Teh Rancabali. Perkebunan teh Rancabali terletak di daerah Ciwidey, Bandung pada ketinggian 1.628 dpl. Suhu udaranya yang berada di kisaran 20 derajat celcius membuat hawa di sini terasa begitu sejuk. Selain melakukan aktivitas tea walk (ada tiga rute yang bisa dipilih, yaitu 2km, 3km, atau 4km), Anda juga bisa melakukan kunjungan wisata ke pabrik teh, melihat proses penanaman, pembibitan, pembukaan lahan, pemeliharaan, pemetikan, pemangkasan, sampai pengolahan teh. Salah satu hal yang mengasyikkan dari Kebun Teh Rancabali ini adalah lokasinya yang dekat dengan beberapa tempat wisata lainnya. Anda bisa berkunjung ke Kebun Strawberry Ciwidey, berendam di Pemandian Air Panas Walini, Situ Patenggang, dan Kawah Putih. Akses menuju Kebun Teh Rancabali juga tergolong mudah.

Baca juga: Yuk Main ke 7 Tempat Wisata di Ciwidey! 

3.    Perkebunan Teh Patuha

Pemandangan dari Kebun Teh Gunung Patuha
Pemandangan dari Kebun Teh Gunung Patuha

Kebun teh di Bandung yang berikutnya adalah Perkebunan Teh Patuha.  Patuha sendiri memiliki arti “Pak Tua”. Kebun teh ini terletak di Gunung Patuha yang terakhir meletus pada abad ke-10 dan abad ke-12. Letusan Gunung Patuha membuat tanah di sekitarnya menjadi subur dan ideal untuk menanam teh. Teh yang dihasilkan dari Perkebunan Teh Patuha ini memiliki aroma harum yang khas.  

4.    Perkebunan Teh Sukawana

Perkebunan Teh Sukawana
Perkebunan Teh Sukawana

Anda yang ingin berwisata ke kebun teh di Bandung tapi enggan untuk menempuh perjalanan terlalu jauh, Anda bisa berkunjung ke Perkebunan Teh Sukawana. Kebun Teh Sukawana ini terletak di daerah Lembang, sekitar 20 km dari pusat kota Bandung. Kebun Teh Sukawana ini memang tidak terlalu luas, namun panoramanya indah dan asri. Dulunya, Kebun Teh Sukawana ini lebih dikenal dengan nama Kebun Teh Pangheotan. Namun, PTPN VIII yang mengelola perkebunan ini memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Perkebunan Teh Sukawana. Dari perkebunan ini, Anda dapat memandang keindahan Gunung Burangrang dan Gunung Tangkuban Perahu. Di area perkebunan teh Sukawana ini Anda dapat melakukan aktivitas tea walk, hiking, camping, dan jua offroad. Rute umum yang ditawarkan tour offroad adalah jalur Cikole – Sukawana. 

5.    Perkebunan Teh Gambung

Perkebunan Teh Gambung
Perkebunan Teh Gambung

Selain Perkebunan Teh Rancabali, daerah Ciwidey masih menyimpan satu perkebunan teh lain. Namnya adalah Perkebunan Teh Gambung. Perkebunan Teh Gambung berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Cisondasari, Bandung Selatan. Lokasinya kira-kira 35 km dari pusat kota Bandung. Keistimewaan dari Perkebunan Teh Gambung ini adalah kita bisa berwisata edukatif ngabekong. Ngabekong ini adalah istilah dari bahasa Indonesia yang berarti proses penyimpanan tanaman-tanaman teh muda sebelum ditempatkan di lahan perkebunan. Dengan wisata edukatif di Perkebunan Teh Gambung ini, wisatawan bisa mempelajari cara pemilihan benih, penanaman, pemeliharaan, cara memetik teh yang benar, proses penimbangan teh, pelayuan, pengeringan, dan penggilingan. Perkebunan Teh Gambung ini menghasilkan teh hitam, teh hijau, dan teh putih. Di sini juga terdapat perpustakaan pusat penelitian teh dan kina yang menyediakan buku sejarah teh dan kina. Namun, jika ingin mengikuti wisata edukasi di Kebun Teh Gambung ini, sebaiknya Anda membuat perjanjian terlebih dahulu. Jika ingin menginap, Anda bisa bermalam di camping ground yang bersebelahan dengan Sungai Rancacangkuang. Atau bisa juga menginap di dua wisma yang ada di area perkebunan teh Gambung.

6.    Perkebunan Teh Kertamanah

Perkebunan Teh Kertamanah
Perkebunan Teh Kertamanah

Perkebunan Teh Kertamanah terletak di daerah Pangalengan, di Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan,kira-kira 40 km arah selatan dari pusat kota Bandung. Lokasinya tak jauh dari Pasar Pangalengan. Sebelum masuk perkebunan, Anda akan menemukan pertigaan jalan. Ambillah arah kiri masuk ke pintu gerbang Perkebunan Kertamanah. Dari pertigaan, jaraknya sekitar 5 km untuk mencapai perkebunan. Jalannnya mulus, jadi sangat nyaman untuk tea walk. Dari Perkebunan Teh Kertamanah, Anda dapat melihat kepulan asap dari pembangkit listrik geothermal. 

Facebook Comment

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
Inilah Tas Dowa, Produk Jogja yang Mendunia

Dalam suatu perjalanan ziarek (ziarah-rekreasi) saya bersama serombongan ibu-ibu dari gereja, saya sempat dibuat heran. Beberapa ibu keukeuh banget pengen...

Close