Tak Usah Ke Luar Negeri, 7 Pasar Tradisional yang Eksotis Juga Bisa Ditemukan di Jakarta

Salah satu aktivitas seru ketika pelesir ke luar negeri adalah berkunjung ke area pasar tradisionalnya. Apalagi, beberapa pasar tradisional dan street market di luar negeri memang terkenal eksotis. Di antaranya adalah Les Puces St Ouen di Kota Paris ataupun la Mercado de Boqueria di Barcelona. Lalu, apakah harus bepergian jauh ke luar negeri untuk bisa berkunjung ke pasar tradisional yang eksotis? Tentu tidak. Anda juga bisa menemukan pasar tradisional eksotis serupa pun bisa Anda jumpai di tanah air. Bahkan tidak perlu jauh-jauh, di Jakarta pun bisa menjumpainya. Nah, 7 pasar tradisional yang eksotis ini pun bisa jadi destinasi wisata yang menarik saat berkunjung ke ibu kota:

1. Pasar Tekstil Mayestik

Pasar Tekstil Mayestik
Pasar Tekstil Mayestik. Sumber foto: http://www.belanjaalkes.com

Motif tenun ikat di Pasar Mayestik
Motif tenun ikat di Pasar Mayestik. Sumber foto: http://wenanditya.blogspot.co.id

Toko Manik-manik
Toko Manik-manik. http://silminaulfah.com

Pasar tradisional yang eksotis pertama di Jakarta bisa Anda jumpai di Pasar Mayestik. Tempat ini kerap disebut sebagai lokasi yang tepat untuk berburu berbagai jenis tekstil. Mulai dari kain kebaya, batik, hingga songket dari India. Selain itu, para pedagang di tempat ini pun menawarkan produk kain yang mengikuti perkembangan zaman.

Tak hanya itu, Anda juga bisa sekaligus memproses kain menjadi sebuah pakaian. Lokasi yang dituju adalah lantai dua Pasar Mayestik. Di sini, Anda akan menjumpai deretan penjahit yang menawarkan jasanya dengan harga terjangkau. Berbagai model pakaian pun bisa dibuat di sini. Baik pakaian pesta, pengantin, ataupun pakaian santai.

2. Pasar Bunga Rawa Belong

Pengunjung membeli bunga yang ditawarkan pedagang di Pasar Bunga Rawabelong, Jakarta Barat
Pengunjung membeli bunga yang ditawarkan pedagang di Pasar Bunga Rawabelong, Jakarta Barat. Sumber foto: http://megapolitan.kompas.com

Pasar Bunga Rawa Belong
Pasar Bunga Rawa Belong. Sumber foto: http://omgjakarta.com/flower-market-pasar-bunga-rawa-belong/

Varian bunga di Pasar Bunga Rawa Belong
Varian bunga di Pasar Bunga Rawa Belong. Sumber foto: http://beritadaerah.co.id

Pasar tradisional eksotis di Jakarta berikutnya adalah Pasar Bunga Rawa Belong. Sesuai dengan namanya, pasar yang satu ini menawarkan berbagai jenis bunga dalam kondisi segar. Bunga-bunga tersebut pun terpampang dengan rapi, membuatnya terlihat sedap dipandang. Ditambah lagi, bangunan pasar tradisional ini juga jauh dari kesan kumuh.

Harga bunga di pasar tradisional ini juga tidak terlalu mahal. Anda bisa menjumpai berbagai jenis bunga dengan banderol sekitar Rp50 ribu per ikat. Selain menyediakan bunga lokal, Anda juga bisa menemukan bunga impor di sini. Termasuk di antaranya adalah bunga tulip.

3. Pasar Batu Rawa Bening

Pasar Rawa Bening, Pasar Permata Terbesar di Nusantara
Pasar Rawa Bening, Pasar Permata Terbesar di Nusantara. Sumber foto: http://jakarta.panduanwisata.id/

Batu dan permata di Pasar Batu Rawa Bening
Batu dan permata di Pasar Batu Rawa Bening. Sumber foto: http://jakarta.panduanwisata.id/

Pengunjung memadati kios pedagang batu akik di Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta
Pengunjung memadati kios pedagang batu akik di Pasar Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta. Sumber foto: https://www.merdeka.com

Pasar tradisional yang secara khusus menjual batu akik dan permata bisa Anda temukan di Pasar Batu Rawa Bening. Pasar ini sempat ramai oleh pengunjung saat musim batu akik yang terjadi pada beberapa tahun lalu. Bahkan, disebut-sebut sebagai pasar batu akik terbesar di Asia Tenggara.

Seiring dengan menurunnya popularitas batu akik, pasar ini pun mulai sepi pengunjung. Meski begitu, para pedagang batu akik masih tetap menjanjakan barang dagangannya. Mereka yang datang ke sini pun biasanya adalah para kolektor batu langka.

4. Pasar Pagi Asemka

Pasar Pagi Asemka
Pasar Pagi Asemka. Sumber foto: http://www.red-circles.com

Belanja di Pasar Pagi Asemka
Belanja di Pasar Pagi Asemka. Sumber foto: http://www.red-circles.com

Surga pernak-pernik Pasar Pagi Asemka
Surga pernak-pernik Pasar Pagi Asemka. Sumber foto: https://sianaktalas.wordpress.com

Suasana yang berbeda juga bisa Anda temukan ketika berkunjung ke Pasar Pagi Asemka di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Pasar tradisional yang eksotis ini memiliki nuansa khas Tionghoa. Apalagi, beberapa bangunan yang ada di sepanjang jalan pasar juga masih berarsitektur oriental.

Di pasar ini, Anda pun bisa berbelanja berbagai jenis aksesori. Kalau ingin mencicipi kuliner khas Tionghoa yang menggugah selera, bisa berjalan menuju ke Pasar Petak Sembilan. Di sana, Anda akan menemukan para pedagang dengan deretan kuliner yang lezat. Tidak ketinggalan, ada pula pedagang yang menawarkan bahan makanan seperti kura-kura, kepiting, ataupun katak.

5. Pasar Induk Kramat Jati

Suasana di Pasar Induk Kramat Jati
Suasana di Pasar Induk Kramat Jati. Sumber foto: http://www.satuharapan.com

Salah satu pedagang buah melon
Salah satu pedagang buah melon. Sumber foto: http://www.satuharapan.com

Aktivitas para pedagang dan juga pembeli
Aktivitas para pedagang dan juga pembeli. Sumber foto: https://rayaberita.wordpress.com

Pasar Induk Kramat Jati juga bisa menjadi pilihan pasar tradisional yang eksotis. Apalagi, pasar ini merupakan pasar grosir buah dan sayur terbesar yang ada di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah cukup lama mengupayakan agar tempat ini menjadi pasar wisata.

Kondisi pasar yang bersih pun bakal membuat para pengunjung betah berlama-lama di tempat ini. Apalagi, sayur dan buah yang dijual oleh para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati dalam kondisi segar. Selain itu, sarana pendukung juga cukup lengkap. Termasuk di antaranya adalah kemudahan sarana transportasi.

6. Pasar Baru

Pasar Baru Jalan Pos 6
Pasar Baru Jalan Pos 6. Sumber foto: https://en.wikipedia.org

Suasana Pasar Baru
Suasana Pasar Baru. Sumber foto: https://smartravellerblog.wordpress.com

Aktivitas penjual dan pedagang
Aktivitas penjual dan pedagang. Sumber foto: http://www.trover.com

Berkeliling pasar tradisional di Jakarta, akan kurang lengkap kalau tidak berkunjung ke Pasar Baru. Apalagi, Pasar Baru merupakan pasar yang legendaris di Jakarta. Dikenal sebagai pasar tertua, berdiri sejak tahun 1820. Pasar ini pun bisa diketahui dengan mudah berkat keberadaan pintu gerbang raksasa di bagian depan.

Pasar legendaris ini pun tertata dengan rapi. Para pengunjung bisa berbelanja dengan suasana yang tenang dan aman. Selain itu, berbagai jenis barang juga bisa Anda jumpai di tempat ini. Mulai dari pakaian, produk elektronik, perhiasan emas, dan lain-lain.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa memperoleh suasana belanja yang unik saat berada di sini. Terutama, karena Pasar Baru terletak di kawasan Kota Tua Jakarta. Anda akan bisa melihat deretan gedung tua berarsitektur khas Eropa di sekitar pasar.

Selain itu, tempat ini juga kawasan ini juga kerap disebut sebagai little India di Jakarta. Terutama karena cukup banyak warga keturunan India yang berdomisili di sekitar Pasar Baru. Ditambah, di sini juga terdapat kuil Hindu yang menjadi lokasi persembahyangan warga keturunan India, Kuil Hare Krishna.

7. Pasar Barang Antik Jalan Surabaya

Area utara Pasar Barang Antik Jalan Surabaya
Area utara Pasar Barang Antik Jalan Surabaya. Sumber foto: http://myeatandtravelstory.blogspot.co.id

Barang-barang antik di Pasar Barang Antik Jalan Surabaya
Barang-barang antik di Pasar Barang Antik Jalan Surabaya. Sumber foto: https://clicks.wordpress.com

Barang-barang antik di Pasar Barang Antik Jalan Surabaya
Sumber foto: https://www.kota.com

Pasar tradisional yang eksotis di Jakarta berikutnya bisa Anda temukan kala berkunjung ke Jalan Surabaya, Jakarta Pusat. Di tempat ini, terdapat Pasar Barang Antik. Sesuai dengan namanya, Anda akan menjumpai berbagai jenis barang-barang kuno yang dipajang oleh para penjual. Di antaranya adalah lampu kuno, gong dari kuningan, piringan hitam, dan lain-lain

Anda juga tidak hanya bisa menjumpai barang antik di pasar ini. Deretan pedagang di Pasar Barang Antik Jalan Surabaya ini juga menawarkan produk berupa koper, baik bekas ataupun baru.

Pasar-pasar tradisional di Jakarta tersebut, tidak kalah eksotisnya dengan pasar tradisional di luar negeri, kan?