11 Tata Tertib di Singapura yang Harus Anda Tahu

Lain padang, lain belalang. Kita tentu tak asing dengan peribahasa tersebut. Setiap kali mendapat berkat bisa jalan-jalan ke luar negeri, saya kerap memperhatikan: oh, beda yah dengan di Indonesia? Dan, salah satu negara tetangga yang paling dekat sekaligus budayanya cukup bertolak-belakang dengan Indonesia adalah Singapura – walaupun ras penduduknya hampir sama dengan di Indonesia. Bertolak-belakang dengan orang Indonesia yang ramah, orang Singapura cenderung cold dan cuek. Jika Anda bertingkah alay saat di Singapura, mereka mungkin tidak akan menunjukkan reaksi. Mereka akan maklum bahwa Anda itu turis. Tapi, Anda nggak pengen juga kan dicap sebagai turis alay atau norak? Ada beberapa tata tertib di Singapura yang harus Anda ketahui. Ini tata tertib dasar yang perlu Anda ingat-ingat: 

1.    Dilarang Buang Sampah Sembarangan

Jangan buang sampah sembarangan
Jangan buang sampah sembarangan

Sebagai orang Indonesia, buang sampah sembarangan kayaknya sudah menjadi budaya kita. Habis merokok, puntungnya dilempar sembarangan. Habis makan, seenaknya saja bungkusnya diremas lalu dicampakkan ke tanah. Nggak keren banget lah pokoknya! Tapi, kalau perilaku ini Anda bawa ke Singapura, siap-siap bayar denda. Please jangan buang sampah sembarangan kalau nggak mau uang Anda habis untuk bayar denda. Dendanya bisa sampai 1000 SGD, lho!

2.    Dilarang Meludah

No Spitting
No Spitting

Pernah lihat kumparan ludah di aspal? Iyuuh… bagi saya, itu kayak ranjau darat. Amit-amit jangan sampai terinjak. Kalau tenggorokan gatal dan ingin meludah, apa susahnya sih cari toilet, buang dulu di tissue, atau meludah di lubang selokan kek… -_- Di Singapura, jangan coba-coba meludah kalau nggak ingin didenda. Sama seperti membuang sampah sembarangan, jika Anda melanggar tata tertib di Singapura yang satu ini, Anda bisa didenda 500 SGD.

3.    Jangan Makan di MRT dan bus

Tata tertib di Singapura
Tata tertib di Singapura

Di Indonesia, Anda bisa santai makan dan minum di dalam kendaraan umum. Tapi di Singapura, saat Anda berada di kendaraan umum seperti bus dan MRT, cobalah untu menahan lapar dan haus. Salah satu tata tertib di Singapura adalah dilarang makan di sembarang tempat. Di dalam MRT dan bus, Anda akan jelas-jelas melihat papan larangannya. Aturan ini bukan tanpa alasan, melainkan supaya kota Singapura bisa tetap bersih. 

4.    Jangan duduk di kursi untuk lansia

jangan duduk di bawah tanda ini ya!
jangan duduk di bawah tanda ini ya!

Masih seputar MRT dan bus, Anda akan melihat kursi khusus untuk ibu hamil, lansia, dan ibu yang membawa bayi. Jika Anda masih muda dan sehat, please jangan  menebalkan muka lalu duduk di kursi tersebut. Jika Anda melakukannya, apalagi saat kereta sedang penuh, itu sama saja dengan Anda mencemarkan nama baik orang Indonesia. Bahkan, beberapa kali saya melihat, walaupun orang Singapura itu sikapnya dingin, tapi bila melihat ada lansia yang berdiri, mereka akan berinisiatif untuk memberikan tempat duduknya untuk lansia tersebut. Mantap!  

5.    Berdirilah di sisi kiri saat naik eskalator

eskalator sg

Kita orang Indonesia, mau ke Alfamart yang jaraknya 500 meter dari rumah aja kadang pake motor. Di Singapura, ke mana-mana harus berjalan kaki. Di Indonesia, eskalator itu fungsinya supaya kaki kita nggak pegal. Di Singapura, tampaknya mereka juga menggunakan eskalator supaya bisa sampai ke lantai berikutnya lebih cepat! Sedikit aturan main tentang eskalator di Singapura: berdirilah di sisi kiri. Orang Singapura menggunakan sisi kanan eskalator supaya bisa sampai lebih cepat alias mereka akan berjalan. Turis Indonesia yang belum tahu “aturan” ini lalu berdiri di sisi kanan pastinya akan menghalangi mereka yang mau lewat. Kadang, orang di belakangnya akan sabar menanti dengan ekspresi datar. Sebelum Anda diminta menyingkir, lebih baik Anda langsung diam di sisi kiri eskalator. 

6.    Belajar mengantri

mari belajar mengantri
mari belajar mengantri

Salah satu pemandangan umum yang bisa kita lihat di Singapura adalah antrian di food court. Rapi banget. Belajarlah untuk mengantri. Mengapa? Kalau Anda menyelak, cici atau koko penjaga food court-nya tidak akan melayani Anda dan hanya akan menyuruh Anda untuk mengantri. Anda juga harus mengantri saat sedang menunggu taxi. 

7.    Saat di Food Court, Makanlah di area counter yang bersangkutan

Food Republic
Food Republic

Di food court mall-mall Indonesia, sudah biasa jika kita (misalnya) beli mie tarik di counter A lalu duduk di depan counter kebab. Tapi di beberapa food court di Singapura, mereka tidak mau seperti itu. Jangan tersinggung jika Anda tidak diperbolehkan duduk di area counter makanan yang tidak ada beli. Karena, bagi penjualnya, tempat duduk yang disediakan di depan counternya adalah untuk para pelanggannya, dan bukan untuk pelanggan counter lain. Memang, tidak semua area food court seperti itu. So far, Food Republic setahu saya tidak demikian  

8.    Menyebranglah di Zebra Cross atau Jembatan Penyebrangan

Menyebranglah hanya di tempat yang seharusnya
Menyebranglah hanya di tempat yang seharusnya

Demi keselamatan jiwa dan dompet Anda, patuhilah peraturan lalu lintas saat berada di Singapura. Jangan menyebrang sembarangan selain di zebra cross atau jembatan penyebrangan. Kendaraan di sana cenderung melaju kencang dan (tidak seperti di Indonesia), mereka tidak terbiasa aware terhadap para pelanggar peraturan lalu-lintas. Khawatirnya, Anda malah celaka jika melanggar aturan. 

9.    Durian, Rokok, dan Permen Karet itu dilarang

No Chewing Gum
No Chewing Gum

Di Singapura, Anda dilarang mengunyah permen karet sembarangan. Peraturan ini dibuat ketika suatu kali pintu otomatis kereta macet karena tersangkut permen karet. Jadi tata tertib di Singapura ini adalah demi keselamatan juga. Jika Anda ketahuan mengunyah permen karet di tempat umum, dendanya bisa mencapai 1000 SGD. Anda juga dilarang merokok di tempat umum. Lupakan ide membawa oleh-oleh durian. Bau durian yang menyengat membuat buah ini terlarang untuk masuk ke dalam pesawat.

10.    Tidak usah memberi makan burung

Do not feed the birds
Do not feed the birds

Pemandangan umum yang bisa kita temukan di Singapura adalah burung-burung sejenis merpati yang beterbangan bebas di taman-taman. Namun, salah satu tata tertib di Singapura yang belum banyak diketahui turis adalah bahwa kita tidak boleh memberi makan burung-burung tersebut. Alasannya adalah supaya burung-burung tersebut tidak terbiasa memakan makanan sisa manusia. Jika melanggar, lagi-lagi Anda bisa didenda hingga 500 SGD.

11.    Please, jangan bermesraan di tempat umum!

Klikers, risih pastinya kan kalau liat beginian?
Klikers, risih pastinya kan kalau liat beginian?

Di Indonesia, umumnya kita tidak akan berani bermesraan dengan kekasih di tempat umum. Kalau pun ada, pastilah jadi bahan tontonan. Tidak demikian dengan di Singapura. Jangan melotot jika Anda melihat ada sepasang kekasih yang asyik berciuman di tempat umum. Well, jangan karena Anda sedang tidak di Indonesia, Anda lalu terinspirasi untuk melakukannya. Mungkin Anda memang tidak akan didenda, tapi pikirkanlah apa orang-orang di sekitar Anda nyaman melihat pemandangan tersebut? Mereka mungkin akan bersikap cuek, tapi bukan berarti mereka tidak melihat, lho! Bahkan mungkin dalam hati mereka mengomentari/menertawakan.

Klikers, itulah 11 tata tertib di Singapura yang perlu kita patuhi saat melancong ke sana.  Ingat, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jadilah turis Indonesia yang baik dan sopan. Dengan demikian, secara tak langsung Anda sudah ikut menjaga nama baik Indonesia. Siap liburan ke Singapura?

(marchaela)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *