Tempat Wisata di Madura yang Sedang Naik Daun

Madura memiliki banyak potensi wisata alam maupun buatan yang mempesona. Beberapa di antaranya sedang naik daun karena foto-fotonya viral di media sosial. Berikut ini beberapa tempat wisata di Madura yang tergolong asyik dikunjungi.

1. Bukit Jaddih

Pesona Bukit Jaddih
Pesona Bukit Jaddih. Sumber foto: http://www.maringetrip.com

Bukit Kapur Jaddih
Bukit Kapur Jaddih. Sumber foto: http://berangan.com

kolam renang di tengah-tengah bukit kapur
kolam renang di tengah-tengah bukit kapur. Sumber foto: http://www.adventurose.com

Panorama Jalan menuju Bukit Jaddih
Panorama Jalan menuju Bukit Jaddih. Sumber foto: http://liburmulu.com

Bukit Jaddih sering juga disebut Gunung Jaddih. Bukit ini merupakan area bekas penambangan kapur yang kemudian ditata dan dikelola menjadi tempat wisata di Madura. Lokasinya berada di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Bukit Jaddih bisa diakses dengan mobil dari Jembatan Suramadu melalui jalur Kota Bangkalan. Jalur alternatif melalui Jalan Raya Labang hanya bisa dilalui oleh motor. Jarak yang ditempuh dari pusat kota sekitar 10 km.

Proses penambangan kapur masih dilakukan hingga saat ini pada area yang terpisah cukup jauh. Namun tetap diperlukan kehati-hatian akan potensi longsor yang bisa terjadi kapan saja. Alat besar dan truk besar pengangkut kapur tampak hilir mudik di kawasan yang memang kaya akan kapur ini. Proses penambangan bisa disaksikan dari kejauhan dan dalam batas aman keselamatan pengunjung.

Di sisi utara bukit, terdapat kolam pemandian yang menjadi pusat wisatawan. Kolam ini awalnya adalah bekas galian batu kapur. Ada mata air yang memancarkan air cukup banyak di tengahnya. Pemerintah setempat mengelolanya menjadi kolam pemandian alami. Ukuran kolamnya cukup luas untuk menampung hingga ratusan pengunjung. Tiket masuknya hanya sebesar Rp 10 ribu per orang. Pastikan Anda tiba pada pagi atau sore, karena siang hari mataharinya sangat terik dan kawasan ini tergolong gersang.

2. Gili Labak

Gili Labak dilihat dari atas
Gili Labak dilihat dari atas. Sumber foto: http://indonesiaexpat.biz

Panorama keindahan Gili Labak
Panorama keindahan Gili Labak. Sumber foto: http://www.naturalsunrisetour.com

Pantai dan akomodasi kapal di Gili Labak
Pantai dan akomodasi kapal di Gili Labak. Sumber foto: getlostback.blogspot.com

Snorkeling di Gili Labak
Snorkeling di Gili Labak. Sumber foto: IG @dikaisnanwicaksono

Gili Labak adalah pulau kecil yang masuk ke wilayah Kabupaten Sumenep, Madura. Luasnya hanya sekitar 5 hektare dan dihuni oleh sekitar 35 kepala keluarga. Begitu mungilnya pulau ini bisa dikelilingi dalam waktu 30 menit saja.

Gili Labak mulai banyak dikunjungi wisatawan sejak keindahan pantainya beredar di media sosial. Birunya air laut begitu jernih menyejukan mata. Pasir putihnya yang bersih menghampar panjang mengelilingi pulau tanpa putus. Ombaknya tenang dan dangkal, cocok untuk snorkling dan berenang. Kita bisa menemukan ikan-ikan kecil yang menghuni terumbu karangnya yang cantik. Sayangnya, perlengkepan snorkling harus dibawa sendiri karena tidak ada penyewaan alat di sini. Begitu juga dengan makanan dan minuman, sebaiknya membawa bekal agak banyak karena tidak ada rumah makan.

Pengelolaan kawasan wisata ini masih sederhana. Hanya tersedia beberapa perahu motor yang bisa disewa untuk memancing ke tengah laut dan menikmati pemandangan dasar laut yang tampak dari atas permukaan. Belum ada penginapan dan rumah makan. Tapi jangan khawatir, kita bisa menginap di rumah warga atau memasang tenda di pinggir pantai. Tendanya juga bawa sendiri, ya!

Yang juga harus diantisipasi adalah keterbatasan makanan, air tawar, dan listrik. Tidak ada sumber air tawar dan listrik menyala hanya pada malam hari.

Gili Labak bisa diakses dengan menumpang kapal dari Pelabuhan Kalianget. Dalam sekali jalan, kapal bisa mengangkut sekitar 15 orang penumpang. Biaya sewa kapal sekitar Rp 350 ribu dan bisa ditawar. Jarak tempuh menuju Gili Labak dari sini sekitar 2 jam.

3. Waduk Nipah

Panorama di sekitar Waduk Nipah
Panorama di sekitar Waduk Nipah. Sumber foto: https://www.facebook.com/Jokowi

Pesona pemandangan Waduk Nipah
Pesona pemandangan Waduk Nipah. Sumber foto: https://www.facebook.com/Jokow

Jembatan Waduk Nipah
Jembatan Waduk Nipah. Sumber foto: https://www.facebook.com/Jokow

Alam Madura terkenal panas dan gersang. Persediaan air di sini sangat terbatas. Untuk mengatasinya, dibangunlah Waduk Nipah. Waduk seluas sekitar 500 hektare ini dibangun untuk mengairi sekitar 1.150 hektare lahan pertanian di sekitarnya.

Keberadaan waduk ini tidak hanya menjadi solusi irigasi, tapi juga menjadi tempat wisata di Madura. Fisik bangunan waduk tampak cantik dengan tebing-tebing tinggi di sekitarnya. Lingkungan di sekitar waduk dibiarkan alami dengan banyaknya pepohanan tinggi yang dihuni sekawanan monyet.

Waduk Nipah berada di Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang. Bisa diakses dari Kota Bangkalan dengan menempuh sekitar 65 km perjalanan. Ada angkutan umum L300 yang melewati waduk ini. Ongkosnya sebesar Rp 20 ribu. Saat memasuki area wisata, ada tiket masuk yang harus dibayar sebesar Rp 3 ribu untuk motor, dan Rp 30 ribu untuk mobil.

4. Danau Biru

Danau Biru yang ada di Bukit Jaddih
Danau Biru yang ada di Bukit Jaddih. Sumber foto: www.kitamuda.id

Banyak pengunjung ke Danau Biru
Banyak pengunjung ke Danau Biru. Sumber foto: http://www.pulaumadura.com

Danau biru yang sering menjadi lokasi pemotretan pre-wedding
Danau biru yang sering menjadi lokasi pemotretan pre-wedding. Sumber foto:https://www.maduraexpose.com

Indahnya kejernihan Danau Biru
Indahnya kejernihan Danau Biru. Sumber foto: IG @saiffuul

Danau Biru termasuk tempat wisata di Madura yang berada di kawasan Bukit Jaddih. Danau ini muncul di lobang galian bekas penambangan batu kapur. Airnya berasal dari air hujan yang menggenang memenuhi lobang raksasa sedalam 2 meter tersebut. Airnya berwarna biru muda sehingga dinamai Danau Biru.

Tiket masuk Danau Biru sebesar Rp 5 ribu untuk motor, dan Rp 10 ribu untuk mobil. Kita tidak diperkenankan mandi atau berenang di sini karena sifat airnya yang mengandung kapur bisa merusak kulit. Ada perahu kecil yang bisa disewa seharga Rp 5 ribu untuk mengitari danau mini ini.

Pemandangan Danau Biru tampak indah dengan dikelilingi tebing batu berwarna putih. Tempat ini kerap dijadikan lokasi pemotretan pre-wedding.

5. Pantai 9 Gili Genting

Pulau Gili Genting yang membentuk angka 9
Pulau Gili Genting yang membentuk angka 9. Sumber foto: IG@ @gililabak_island

Pantai Sembilan yang jadi daya tarik wisatawan
Pantai Sembilan yang jadi daya tarik wisatawan. Sumber foto: http://giligentingmadura.blogspot.co.id

Ayunan di Pantai Sembilan
Ayunan di Pantai Sembilan. Sumber foto: http://giligentingmadura.blogspot.co.id

Suasana Pantai Sembilan yang tenang
Suasana Pantai Sembilan yang tenang. Sumber foto: http://giligentingmadura.blogspot.co.id

Gili Genting merupakan pulau kecil yang berada di Desa Bringsang, Kabupaten Sumenep. Di gili ini terdapat pantai dengan pesona luar biasa indah. Namanya Pantai 9. Dinamakan begitu karena di bibir pantainya terdapat cekungan menyerupai angka 9. Bentuk ini terlihat jelas dari ketinggian, terutama ketika air laut sedang pasang.

Pasirnya putih dan bersih. Airnya jernih sehingga dasar laut dangkalnya bisa terlihat jelas. Belum banyak wisatawan yang berkunjung sehingga lingkungannya masih asri alami. Pantai 9 sangat cocok bagi wisatawan yang ingin berlibur tanpa gangguan keramaian, berfantasi serasa pantai milik sendiri.

Pantai 9 bisa diakses melalui jalur utama dari Pelabuhan Saronggi Sumenep. Penyebrangan menunju Gili Genting bisa mengangkut motor juga jika Anda ingin membawa motor kesayangan untuk menjelajahi Gili Genting. Ongkos menyebrang per orang sebesar Rp 10 ribu per orang.