Tips Liburan Tetap Seru Walau Musim Hujan

Hujan Tetap Bisa Liburan Kok.
Hujan Tetap Bisa Liburan Kok.

Terlalu banyak jalan-jalan di musim ber ber ber begini, akhirnya membuat saya tumbang juga. Bayangkan saja, seorang teman datang ke Bandung di awal Oktober. Saya mengantarnya berkeliling ke Ranca Upas dan sekitarnya, lalu besoknya ke Lembang dan sekitarnya. Hari pertama kehujanan, tapi tidak sakit. Lalu hari kedua, berangin-angin ria di hutan. Baru istirahat 3 hari, saya harus ke Jakarta karena ada urusan. Di Jakarta, saya tidur dalam ruangan yang tanpa ventilasi. Saya yang terbiasa tidur dalam kamar dengan udara segar begitu tidur dalam ruangan tanpa ventilasi maka pulang ke Bandung langsung batuk. Baru saja istirahat 3 hari lagi, dan batuk belum sembuh, datang lagi teman dari Ambon, dan saya dengan senang hati menjadi tuan rumah yang baik selama 5 hari. Dan selama itu pula, dalam keadaan sakit, tapi senang karena jalan-jalan lagi, saya menemani teman pergi ke Tangkuban Perahu yang sedang berkabut, lalu berangin-angin lagi di hutan pinus, kemudian besoknya agak kehujanan di daerah Teras Cikapundung. Saya sih sama sekali tidak menyesal, tapi badan saya ternyata protes berat. Dan ambruklah saya. Batuk berdahak yang saya pikir hanya 3 hari ternyata berlangsung 2 minggu. Bah! Udah konsumsi rempah-rempah (alias alami aja), udah minum obat, tapi karena waktu tidur berkurang ( sebab 1 minggu pertama batuk berdahak saya terjaga sepanjang malam selama beberapa hari), tetap saja tidak bisa tidur pulas, maka makin panjanglah penderitaan saya.

Nah, buat Klikers yang punya rencana liburan di musim hujan ini, terutama sampai Desember nanti, ada tips untuk menjaga mood Anda tetap bagus, sekaligus memperhitungkan cuaca dan kondisi kesehatan, agar rencana liburan Anda tetap dapat berlangsung.

Cukup Gerak. Namanya juga musim hujan, banyak angin dingin, plus udara yang sering tidak bersahabat. Seperti saya yang akhirnya tumbang juga, Anda perlu menjaga stamina tetap fit agar tidak mengganggu pekerjaan dan rencana liburan Anda, terutama yang rencana akhir tahun bakal liburan panjang ke luar kota. Atur waktu untuk berolah raga dalam sehari. Anda bisa fitnes atau lari atau tracking di gym. Atau di rumah juga bisa dengan meregangkan otot terutama buat yang kelamaan duduk depan komputer, atau olah raga dalam ruangan yang bisa dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh.

Konsumi Makanan yang Menghangatkan Suhu Tubuh. Sayuran seperti bayam, katuk, buncis, wortel, lobak, dan kacang polong, kaya akan vitamin dan antioksidan dan baik untuk menambah energi. Buah-buahan seperti jeruk, pepaya, pisang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Lagipula buah-buahan ini hampir selalu ada ‘kan di pasar atau swalayan? Jadi Anda tak perlu menunggu musimnya untuk mendapatkannya. Stroberi dan kiwi juga baik karena kaya vitamin C, bahkan dua buah ini lebih banyak vitamin C-nya daripada jeruk. Selain itu, perbanyak konsumsi rempah-rempah seperti jahe, lengkuas, kunyit, dan kayumanis, dalam masakan atau minuman Anda sehari-hari. Makanan berkuah seperti bakso, mi instan, soto maupuan sop tentu menjadi makanan andalan saat musim hujan tiba. Lemak-lemaknya, juga dalam jumlah tertentu, baik untuk menjaga kehangatan tubuh. Dan jangan lupa, Anda tetap perlu gula. Gula adalah salah satu sumber energi. Tak harus gula pasir. Yang aman pakai saja  gula aren, atau madu. Nah, selama sakit, saya sudah makan semua yang saya tulis di atas ini. Sayuran, buah-buahan, rempah-rempah, makanan berkuah, dan gula alami, semua saya sikat supaya batuk saya cepat sembuh. 

Makanan yang baik dikonsumsi saat kurang fit dan musim hujan.
Makanan yang baik dikonsumsi saat kurang fit dan musim hujan.
Rempah-rempah akan menghangatkan badan kita. Tambahkan ke dalam makanan atau minuman Anda.
Rempah-rempah akan menghangatkan badan kita. Tambahkan ke dalam makanan atau minuman Anda.

Cukup Tidur. Makan sesehat apapun, berolah raga serajin apapun, tanpa tidur yang cukup akan membuat kondisi kesehatan menurun drastis. Jangan salah, kurang tidur dapat membunuh seseorang lho. Ada penelitian resmi tentang itu, tapi saya ‘nggak akan bahas itu di sini. Anda googling sendiri bisa ‘kan? Setelah mengetahui mengapa batuk menjadi lama, saya akhirnya menggenjot makan dan memaksa untuk tidur lebih lama, ternyata batuk saya lebih banyak berkurang.

Ganti Sprei. Jangan salah lho. Kalau kita lagi sehat, mengganti sprei dengan yang bersih akan memberi mood yang enak. Selain kulit kita bersih, kita juga bisa nyaman saat tidur. Nah, kalau lagi sakit kayak saya, jangan malas ganti sprei. Kuman-kuman yang tertinggal di bantal akibat batuk akan merajela ke udara dan Anda mungkin akan makin lama sakitnya gara-gara udara di kamar penuh penyakit. Hiiii

Cari Tahu Musim Terbaik. Biasanya kalau saya punya rencana liburan di suatu tempat, saya akan cari tahu kapan waktu terbaik datang ke situ. Jika bulan September-Desember biasanya rata-rata hujan di seluruh daerah di Indonesia, maka di negara-negara lain, musim gugur dan musim dingin sudah datang. Tapi di Australia, justru musim panas baru saja dimulai. Nah, Anda tinggal pilih, mau berlibur di daerah atau negara mana? Kalau mau dapat yang berkabut banyak, nah daerah dingin seperti Bandung, Malang, Magelang, Salatiga, atau daerah-daerah di dataran tinggi dan pegunungan tentu bisa jadi pilihan.

Pilih Kostum yang Tepat. Musim hujan bukan saat yang tepat untuk menggunakan bikini atau baju-baju tipis ala pantai. Saatnya mengeluarkan syal hangat, jaket, sepatu boot, baju panjang atau switer rajutan Anda. Jangan pakai sepatu berbahan suede, katun, rami, atau beludru saat musim hujan. Dijamin kaki Anda tidak nyaman karena basah atau lembab. Ingatlah untuk selalu membawa payung dan atau mantel hujan jika bepergian.

Lihat Ramalan Cuaca. Well, hari ini kita tak bisa mengandalkan ramalan cuaca di saat suhu bumi sekarang menjadi kacau karena pemanasan global. Tapi…tidak ada salahnya kok mengecek ramalan cuaca dari berita atau dari aplikasi smartphone Anda yang akan memberitahukan cuaca hari ini di daerah Anda. Karena walaupun rata-rata hujan, namun kadang-kadang ada satu-dua hari cerah terselip di antara hari-hari hujan itu dan Anda bisa kembali berpetualang di tempat terbuka. Tapi tetap jangan lupa, siapkan saja jaket atau payung atau mantel supaya jika tiba-tiba langit mendung dan hujan turun, Anda sudah siap menghadapi situasi.

Pilih Tempat yang Asyik dan Menghangatkan. Kecuali Anda memang berminat foto-foto saat kabut atau hujan seperti saya dan kondisi tubuh Anda sedang fit, silakan saja berbasah-dingin ria. Tapi bagi Anda yang suka ngafe, ke kafe dan minum kopi atau teh mint mungkin akan asyik sekali sambil menghangatkan badan. Buat Anda yang lebih suka melipir ke warung pinggir jalan atau melihat gerobak bakso yang uap kuah panasnya mengepul, sah-sah saja untuk mampir ke sini. Ah, saya jadi ingat ada warung kopi yang juga menyediakan jagung bakar di tengah perkebunan teh Rancabali waktu saya ke sana awal bulan ini. Kalau dingin, makan apapun jadi nikmat. Kacang hijau, mi instan, jagung bakar, nasi goreng kalau ada, semuanya bisa melekatkan angan kita akan kehangatan. Yah namanya juga lapar, apa saja bisa dinikmati.

Kabut memang selalu jadi salah satu hal yang menarik untuk berfoto saat liburan, bahkan saat hujan.
Kabut memang selalu jadi salah satu hal yang menarik untuk berfoto saat liburan, bahkan saat hujan.

Oke, tips liburan di musim hujan sudah di tangan. Siap-siap untuk berlibur di tengah musim ini? Semoga Anda tetap bisa menikmati liburan di musim hujan.

(Jaclyn Litaay) – eqnlee.wordpress.com