4 Wisata di Banyuwangi Non-Pantai Ini Bisa Membius untuk Datang

Banyuwangi memiliki banyak potensi wisata alam luar biasa indah dan unik. Ada pantai, gunung, hutan, yang masing-masing memiliki suasana tersendiri. Berikut ini beberapa wisata di Banyuwangi yang sangat dianjurkan untuk dikunjungi.

1. Kawah Ijen

Panorama Kawah Ijen yang menakjubkan
Panorama Kawah Ijen yang menakjubkan. Sumber foto: http://www.bukanpepatah.com

Pesona keindahan Kawah Ijen menjelang sunrise
Pesona keindahan Kawah Ijen menjelang sunrise. Sumber foto: http://www.soloraya.com

Blue fire Kawah Ijen
Blue fire Kawah Ijen. Sumber foto: Indonesia.tripcanvas.co

Kawah Ijen bisa dikatakan ikon wisata di Banyuwangi. Ada beberapa fakta menarik tentang kawah ini yang menjadi daya tarik utama wisatawan berkunjung. Kawah ini terkenal karena terdapat fenomena blue fire atau api biru, yang hanya terdapat di dua tempat di dunia. Satu lagi bisa ditemukan di Islandia.

Api biru ini tidak selalu muncul, dan hanya bisa dilihat pada saat-saat tertentu.Fenomena api biru terjadi sebagai proses pembakaran gas belerang dengan udara sangat panas, yaitu di atas 360 derajat celcius. Di Kawah Ijen, api biru sering muncul sekitar pukul 2 – 4 pagi di mana tingkat oksigen dalam udara sedang tinggi.

Kaldera Ijen berukuran luas 20 km dan merupakan yang terluas sepulau Jawa. Kawahnya berada sekitar 300 meter di dalam kaldera. Kedalam kawah sekitar 200 meter dengan luas 960m x 600m. Tingkat keasamannya sangat tinggi, menghampiri nol. Dengan luas ini dan tingkat keasaman tersebut, Kawah Ijen tercatat sebagai danau asam tingkat tinggi yang terluas sedunia. Suhu di Kawah Ijen tergolong ekstrim, yaitu mencapai 200oC pada siang hari dan 2oC pada malam hari.

Mendaki Ijen dikenai tarif masuk Rp 5 ribu per orang pada siang hari, Rp 7.500 pada malam hari, dan Rp 50 ribu untuk wisatawan mancanegara. Izin pendakian diberikan mulai pukul 01.00 WIB. Jika ingin camping, ada tenda yang bisa disewa seharga Rp 75 ribu per malam. Fasilitas penyewaan dan warung-warung makan hanya buka pada akhir pekan dan hari libur. Jika datang pada hari kerja, pastikan Anda membawa peralatan dan perbekalan sendiri.

2. Air Terjun Lider

Air Terjun Lider, air terjun tertinggi di Banyuwangi
Air Terjun Lider, air terjun tertinggi di Banyuwangi. Sumber foto: http://backbanyuwangi.blogspot.co.id

Penghijauan indah di sekitar Air Terjun Lider
Penghijauan indah di sekitar Air Terjun Lider. Sumber foto: http://www.bromojavatravel.com

Jalan menuju Air Terjun Lider yang cukup menantang
Jalan menuju Air Terjun Lider yang cukup menantang. Sumber foto: https://suetoclub.wordpress.com

Air terjun Lider menjadi kebanggan wisata alam di Banyuwangi, berada sekitar 45 km dari pusat kota Banyuwangi. Ada 5 air terjun di lokasi yang sama, 1 air terjun utama berukuran besar ditemani 4 air terjun kecil di sekitarnya. Air terjun utama setinggi 60 meter dengan debit air cukup banyak dan deras. Tebing batu di sekitarnya menjulang tinggi tampak begitu kokoh dan indah. Air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Banyuwangi.

Air terjun Lider berada di sebelah timur kaki Gunung Raung, yang merupakan bagian dari kawasan Resort Pemangkuan Hutan Jambewangi. Jalan menuju lokasi cukup menantang karena terjal, penuh bebatuan gunung. Pada beberapa titik, kemiringan tanah sekitar 60o namun masih bisa dilewati dengan berpegangan pada akar tanaman liar.

Kita harus jalan melewati perkebunan yang belum diaspal, menembus hutan lindung, dan menyebrangi sungai hingga 6 kali. Dalam perjalanan, kita bisa bertemu binatang liar khas lereng gunung seperti monyet, kupu, kupu, dan lintah atau pacet. Saat musim hujan, lintah ini jumlahnya meningkat. Jika menempel di kulit, dia akan menghisap darah kita dan sulit dilepaskan. Lintah baru bisa dilepas menggunakan tembakau atau alkohol. Hati-hati juga terhadap tanaman lateng yang jika terkena kulit akan terasa gatal dan perih menusuk. Demi kenyamanan dan keamanan perjalanan, sebaiknya tidak datang pada musim hujan.

3. Taman Nasional Meru Betiri

Taman Nasional ini dikenal sebagai hutan tropis dataran rendah
Taman Nasional ini dikenal sebagai hutan tropis dataran rendah. Sumber foto: http://www.enjoymalang.com

Area ini bisa juga dipakai untuk kemping
Area ini bisa juga dipakai untuk kemping. Sumber foto: https://pelancongatlas.com

Melihat penyu bertelur di Taman Nasional Meru Betiri
Melihat penyu bertelur di Taman Nasional Meru Betiri. Sumber foto: https://www.penabiru.com

Taman Nasional Meru Betiri berada di ketinggian 900 – 1.223 mdpl. Luasnya sekitar 58 ribu hektare dan merupakan ekosistem hutan hujan, hutan rawa, dan hutan mangrove. Kawasan wisata di Banyuwangi ini diyakini sebagai habitat terakir harimau Jawa (Panthera Tigris Sondaica). Saat ini, harimau Jawa dengan ciri khas loreng uniknya dinyatakan sudah punah.

TN Meru Betiri menjadi habitat ribuan jenis tumbuhan dan binatang. Ada sekitar 29 jenis mamalia dan 180 jenis burung berstatus dilindungi. Bunga langka Raflesia bisa kita temukan di sini. Binatang langka yang dilindungi di kawasan ini antara lain macan tutul, monyet ekor panjang, banteng, rusa, merak, kucing hutan, anjing ekor merah. Di kawasan pantainya, tepatnya di Pantai Sukamade, terdapat penangkaran penyu jenis langka seperti penyu sisik, penyu belimbing, penyu hijau, dan penyu ridel.

4. Jawatan Hutan Trembesi

Hutan ala dunia peri di Jawatan Benculuk Banyuwangi
Hutan ala dunia peri di Jawatan Benculuk Banyuwangi. Sumber foto: IG @crom_lee

Kawasan ini juga kerap dikunjungi warga untuk melakukan foto pre-wedding
Kawasan ini juga kerap dikunjungi warga untuk melakukan foto pre-wedding. Sumber foto: IG @ahmadsyafa14

Tersedia wahana Arum Jeram
Tersedia wahana Arum Jeram. Sumber foto: http://www.tabloidwisata.com

Tempat wisata di Banyuwangiyang eksotis berikutnya adalah Jawatan hutan trembesi. Jawatan merupakan hutan kecil seluas 3,8 hektare yang dipenuhi pohon trembesi berukuran raksasa. Pepohonan rindang ini berbaris rapi dan menjulang tinggi, membentuk kawasan hijau yang indah dan berudara sejuk. Tanah di sekitarnya tertutup rumput cantik berkualitas tinggi, tampak seperti karpet hijau yang membentang.

Pohon trembesi besar jarang ditemukan di Indonesia. Pohon ini bercabang banyak yang menjalar ke berbagai arah. Berada di hutan mini ini membuat kita berfantasi tengah berada di hutan dalam Film Lord Of The Ring. Sangat indah dan eksotik jika kita berfoto-foto di sini. Pemotretan pre-wedding mulai banyak terlihat, setelah eksotisme tempat ini beredar di media sosial.

Hutan trembesi berstatus milik Perhutani. Tidak ada tiket masuk alias gratis. Fasilitasnya tergolong lengkap dengan adanya lapangan sepakbola, voli, tenis, karate, toilet, mushola, warung makan, serta wifi.Para pengunjung lebih banyak yang datang pada akhir pekan. Kita bisa berolah raga, bersantai bersama keluarga dan membawa perbekalan, bisa juga jogging atau bersepeda mengitari kawasan yang teduh di dalam hutan. Jika ingin yang lebih seru, di kawasan ini terdapat sungai berarus sedang yang bisa dipakai arung jeram. Ada tempat penyewaan peralatan arung jeram dengan biaya terjangkau.

Jawatan Hutan Trembesi berada di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Tidak ada jam buka khusus, namun pengunjung mayoritas datang pada pagi dan sore hari saat cuaca sedang bagus.