Bukan Hanya Alamnya yang Memukau, Inilah Deretan Wisata Kuliner di Belitung

Daratan Belitung dikelilingi oleh lautan sehingga tangkapan ikan laut cukup banyak di sini. Aneka ikan laut diolah menjadi berbagai masakan lezat nan bergizi. Wisata kuliner di Belitung pun didominasi oleh ikan laut. Berikut ini beberapa alternatif wisata kuliner di Belitung yang paling sering diburu wisatawan.

1. Gangan Ikan

Gangan Ikan, Sup Kuning Lezat dari Belitung
Gangan Ikan, Sup Kuning Lezat dari Belitung. Sumber foto: https://ranselhitam.wordpress.com

Gangan Ikan di restoran Pantai Tanjung Tinggi
Gangan Ikan di restoran Pantai Tanjung Tinggi. Sumber foto: https://limakaki.com

Gangan disebut juga lempah atau sop ikan, olahan ikan laut dengan bumbu rempah kuning yang kental. Ciri khas gangan adalah penggunaan nanas muda atau asam dalam bumbunya. Rasanya gurih, asam, dan pedas. Warna kuning dalam kuahnya didapat dari warna kunyit.

Segala jenis ikan bisa dibuat gangan, tetapi terutama ikan berdaging tebal agar tidak mudah hancur saat dimasak. Misalnya ikan ketarap, ikan merah, atau ikan baronang. Demi menjaga cita rasa masakan, ikan yang digunakan haruslah ikan segar. Gangan begitu nikmat disantap selagi hangat.

Menu Gangan ikan mudah ditemui di berbagai tempat di Belitung, baik di pusat kota maupun pinggir pantai. Misalnya di Restoran Sari Dini, Manggar, Belitung Timur. Di restoran ini kita bisa bersantap gangan ikan di atas saung terapung pinggir danau. Semangkuk gangan ikan dibaderol Rp 10 ribu. Jika ingin lebih banyak, bisa memesan porsi keluarga seharga Rp 60 ribu.

Gangan ikan juga bisa dinikmati di Restoran Udi D04 di Pantai Tanjung Tinggi. Menyantap gangan sembari menikmati suasana pantai tentunya lebih menyenangkan. Gangan dimasak mendadak saat ada pesanan sehingga rasanya lebih segar. Di sini, satu porsi gangan dan nasi putih dibaderol sekitar Rp 30 ribu.

Alamat Warung Sari Dini
Jl. Karimata I, Baru, Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung 33512

Alamat Restoran D.04 Pak Udi (dari pukul 09.00 – 20.00)
Pantai Tanjung Tinggi

2. Mie Belitung Atep

Kuliner Belitung: Mie Atep yang Legendaris
Kuliner Belitung: Mie Atep yang Legendaris. Sumber foto: http://www.dewningrum.com

Mie Belitung Atep di jalan Sriwijaya, Tanjung Pandan
Mie Belitung Atep di jalan Sriwijaya, Tanjung Pandan. Sumber foto: http://belitunginfo.com

Mie Belitung Atep segarnya kuah udang khas Belitung
Mie Belitung Atep segarnya kuah udang khas Belitung. Sumber foto: http://www.foodspotting.com

Mie Belitung Atep termasuk wisata kuliner di Belitung yang populer dan legendaris. Mie ini sudah ada sejak sekitar 40 tahun yang lalu. Kelezatannyalah yang membuat Mie Atep tetap digemari hingga sekarang. Dinamai Mie Atep karena pemilik sekaligus peracik dan pelayannya adalah Ibu Atep.

Mie Belitung Atep menggunakan mie kuning biasa. Yang luar biasa adalah kuah karinya yang merupakan kaldu udang kental berwarna kecoklatan. Dalam semangkok Mie Belitung berisi mie kuning, bakwan udang, tahu goreng, ditambah tauge, kentang rebus, timun, dan emping melinjo. Kuah udang kemudian disiramkan ke atasnya dengan tambahan seekor udang.

Alamat Mie Belitung Atep
Jalan Sriwijaya nomor 27, Tanjung Pandan. Telepon 0719-21464.

3. Kopi Kong Djie

Warung Kopi Kong Djie Belitung di Jl. Siburuk Barat, Tanjung Pandan, Pulau Belitung
Warung Kopi Kong Djie Belitung di Jl. Siburuk Barat, Tanjung Pandan, Pulau Belitung. Sumber foto: http://www.femina.co.id

Kopi Susu Kong Djie, Belitung
Kopi Susu Kong Djie, Belitung. Sumber foto: http://paminto.com

Para pecinta kopi di Belitung pasti tahu kopi Kong Djie. Inilah warung kopi legendaris yang sudah beroperasi sejak tahun kemerdekaan Indonesia hingga sekarang. Warung ini ramai dikunjungi pada pagi dan sore hari, sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat yang senang membuka dan menutup hari dengan meyesap secangkir kopi panas yang nikmat.

Kopi Belitung memiliki aroma dan rasa yang khas. Air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi dimasak di atas tungku arang. Air harus mendidih saat dituang ke kopi, jika tidak maka kopi akan terasa bau apek. Kopi yang digunakan merupakan campuran kopi arabika dan robusta. Pilihan menunya hanya ada dua, yaitu kopi hitam dan kopi susu. Segelas kopi di sini dibanderol seharga Rp 15 ribu.

Warung kopi Kong Djie masih menggunakn peralatan sederhana zaman dulu untuk mempertahankan cita rasa kopi racikannya. Di warung ini kita bisa melihat ceret kopi setinggi 1 meter berisi biang kopi. Interior warung sangat sederhana. Namun kesederhanaan inilah yang disukai para pelanggan setianya. Warung kopi Kong Djie tidak sekedar tempat untuk minum kopi, tapi juga untuk bersosialisasi, berbincang atau sekedar bertegur sapa dengan sesama pengunjung. Keramahan pemilik warung dan pelanggan mampu membangun suasana hangat dan nyaman.

Alamat Warung kopi Kong Djie (buka pukul 05.00 – 16.00 WIB) 
Jalan Siburik Barat, Tanjung Pandan. 

4. Suto Belitung

Suto Belitung Mak Janah Juara Nikmat nya
Suto Belitung Mak Janah Juara Nikmat nya. Sumber foto: http://travelingyuk.com

Endesss nya SUTO Mak Janah
Endesss nya SUTO Mak Janah. Sumber foto: http://www.cumilebay.com

Gerai Mak Janah yang selalu ramai
Gerai Mak Janah yang selalu ramai. Sumber foto: http://www.cumilebay.com

Suto Belitung tampak mirip ketupat sayur. Tapi suto ini tidak menggunakan ketupat, namun lontong. Dilengkapi bihun, kentang, dan emping melinjo, disiram kuah kari iga sapi yang kental. Rasanya nikmat dan menyegarkan. Salah satu tempat yang menjual suto Belitung dengan rasa mantap adalah Warung Suto Mak Janah. Warung sederhana ini berada di Jalan Merdeka, Tanjung Pandan. Seporsi suto dijual seharga Rp 10 ribu.

Alamat Suto Belitung Mak Janah
Jl. Merdeka (Sebelah Kantor GAPENSI)
Tanjung Pandan, Indonesia

5. Siput Gonggong

Siput Gonggong gurih
Siput Gonggong gurih. Sumber foto: http://citizen6.liputan6.com

Siput Gonggong rebus cocol sambal
Siput Gonggong rebus cocol sambal. Sumber foto: http://ziahzone.blogspot.co.id

Bagian tubuhnya yang lunak
Bagian tubuhnya yang lunak. Sumber foto: http://www.imgrum.org/user/yoyondaryono/178929897

Siput gonggong banyak ditemukan di perairan Belitung. Masyarakat setempat mengolahnya menjadi berbagai aneka masakan. Salah satunya dengan digoreng kering menjadi seperti kerupuk. Siput gonggong goreng cocok dijadikan camilan renyah, bisa juga sebagai lauk pelengkap makan nasi. Rasanya renyah, gurih, dan tentu saja bergizi. Siput gonggong goreng bisa dijumpai di toko-toko penjual snack atau oleh-oleh. Harga untuk 250 gramnya sekitar Rp 60 ribu – Rp 90 ribu.

6. Kue Bingke

Pembuatan kue Bingke
Pembuatan kue Bingke. Sumber foto: http://life.viva.co.id

Kue Bingke
Kue Bingke. Sumber foto: http://khaskotakhatulistiwa.blogspot.co.id

Kue Bingke Barandam
Kue Bingke Barandam. Sumber foto: http://www.menuresepmasakan.com

Kue bingke termasuk yang dicari saat wisata kuliner di Belitung. Kue tradisonal ini mudah dikenali dari bentuknya yang bulat pipih, padat, dan berwarna coklat tua. Terbuat dari tepung terigu, telur, santan, dan gula. Kue bingke mudah ditemukan di pasar tradisional dan toko oleh-oleh.

7. Kue Rintak

Manisnya Kue Rintak Khas Bangka
Manisnya Kue Rintak Khas Bangka. Sumber foto: https://www.indonesiakaya.com

Kue Rintak salah satu daftar kuliner Kue yang terdapat di Pulau Bangka Belitung
Kue Rintak salah satu daftar kuliner Kue yang terdapat di Pulau Bangka Belitung. Sumber foto: http://avidaendriani.it.student.pens.ac.id

Salah satu kemasan sederhana Kue Rintak
Salah satu kemasan sederhana Kue Rintak. Sumber foto: https://www.indonesiakaya.com

Kue rintak disebut juga kue sagu karena terbuat dari tepung sagu. Kue ini menggunakan santan kental cukup banyak, yaitu sekitar 750 ml untuk adonan 1 kg tepung sagu. Makanan tradisional ini umum ditemukan di wilayah Belitung. Bentuknya menyerupai bintang dengan taburan biji wijen di atasnya. Kue rintak cocok menjadi teman minum kopi atau teh hangat. Bisa ditemukan di toko kue jajanan pasar atau toko oleh-oleh. Sering juga dijadikan buah tangan oleh para wisatawan yang berkunjung.

 

Informasi wisata dari Belitung