Wisata Seru di Alam Sutra, Serpong

Alam Sutra Serpong
Alam Sutra Serpong

image-2Serpong selama ini hanya dikenal sebagai kota bisnis & tempat tinggal. Namun ternyata ada satu area yang dikenal sebagai Alam Sutra menyimpan keindahan dan keunikan tersendiri.  Suasana kotanya yang tenang, rapi & sangat teratur, akan membuat Anda serasa berada di luar negeri.  Di Alam Sutra, Serpong yang baru inilah perjalanan wisata kami di Serpong dimulai

Weekend telah tiba!! Setelah perjalanan selama 2,5 jam dari Bandung melalui Tol Merak, akhirnya sekitar pukul 14:00 kami tiba di kawasan Alam Sutra, Serpong.  Kesan pertama yang kami dapatkan, Alam Sutra Serpong ini adalah sebuah kota hunian dengan jalanan dan bangunan-bangunan yang tertata rapi dan teratur.  Jalan utama yang rata-rata lebar, tidak ada tiang-tiang listrik yang bertebaran karena memang menurut penduduk lokal, kawasan ini sudah menerapkan sistem jaringan listrik bawah tanah.

Mall, pertokoan, hotel, dan fasilitas umum lainnya berdiri dengan megah di sepanjang jalanan kami menuju hotel untuk check-in.

Tiba di Atria Residences, Serpong

Atria Residences Gading Serpong
Atria Residences Gading Serpong

Berbekal semangat untuk mencari tahu apa saja akvititas yang bisa kami gali dan nikmati selama 3 hari 2 malam kedepan, kami segera menuju Hotel Atria Residences Serpong untuk check-in dan menggali informasi lebih jauh kepada staff hotel.  Sejurus kemudian kami tiba di lobby hotel, dan di depan Front Office, seorang staf langsung menyambut kami dengan senyuman hangat nan ramah.  Di sela-sela kami menunggu proses check-in yang memakan waktu hanya sekitar 5-7 menitan tersebut, kami mulai bertanya-tanya mengenai tempat-tempat menarik apa saja yang layak dikunjungi di kawasan ini, termasuk local event yang sedang diadakan.  Ternyata cukup banyak lokasi yang layak dikunjungi…kita akan ceritakan setelah ini yaa….

1 Bedroom residence @Atria Residence Gading Serpong
1 Bedroom residence @Atria Residence Gading Serpong

Kami meminta kamar non-smoking, dan bukan hanya menyediakan kamar non-smoking, di Atria Residence lantai kamar smoking dengan non-smokingnya pun memang terpisah. Sesampainya di 1 Bedroom Suite seluas 36m2 ini, kami disambut dengan ruang tamu, lengkap dengan meja, sofa, kulkas, minibar (yang ternyata semua isinya GRATIS…hihihi) dan TV layar datar. Selain ruang tamu dan kamar tidur yang terpisah, yang cukup membuat kami terkagum-kagum adalah kamar mandinya yang luas..hampir seluas kamar tidur, dengan area shower dan bathtub terpisah, serta meja wastafel yang cukup lebar…hampir sepanjang kamar mandi.

Untuk melepas penat perjalanan, fasilitas pertama yang kami manfaatkan dengan segera dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya adalah kolam renang =) Suasana kolam renang dibuat seperti berada di rootop gitu, tepat di sebelah Fitness Center, jadi pemandangan gedung-gedung sekitar terlihat dari ketinggian tempat kita berenang.  Walaupun kolam renangnya tidak terlalu besar, pun tidak bisa dibilang kecil.  Intinya, cukup menyenangkan deh.

Kolam Renang Atria Residence Gading Serpong
Kolam Renang Atria Residence Gading Serpong

Setelah puas berenang, kami sekeluarga teringat di lobby ada Bianco Italian Restaurant. Sekilas terlihat interiornya yang menarik, jadi kami memutuskan untuk mencoba menikmati makan malam kami di Bianco. Atas rekomendasi chef, kami masing-masing memesan Pollo Alle Aglio e Rosmarino, yaitu chicken rosemary dengan sajian kentang, salad dan saus jamur. Bistecca Di Salmone Lasagna, yaitu irisan tebal daging ikan salmon dengan bayam yang dibungkus campuran lasagna, tomat dan tentunya mozarella cheese. Dan terakhir Fettucini Sambel Teri, yaitu varian spaghetti jenis fettucini yang disajikan dengan saus unik sambal teri.

Restoran Bianco
Restoran Bianco

Ingin tau hasil santap kami? My goodnessss…chef nya emang gak salah nih. Sajian chicken rosemary asap sangat terasa bau khas smokey dengan kulit ayam yang telah dipanggang…crispy, renyah & gurih, namun daging ayamnya sangat moist dan juicy, serasa lidah bergoyang ingin segera mengunyah suapan berikutnya lagi dan lagi.  Perfectly cooked! Crispy outside, but juicy inside.  Didorong oleh rasa penasaran untuk sajian yang lain, kami pun akhirnya mencapai kesepakatan di meja makan bundar untuk saling mencicipi hidangan masing-masing.  Sejurus kemudian, potongan daging salmon tebal nan empuk dengan spinach, dibungkus lasagna dengan banjuran keju pesanan istri segera meleleh memanjakan lidah saya. 

Menu Pollo Alle Aglio e Rosmarino
Menu Pollo Alle Aglio e Rosmarino

Menu Bistecca Di Salmone Lasagna
Menu Bistecca Di Salmone Lasagna

Layak untuk disebut signature dish, karena jujur kami belum pernah menemukan resep yang seperti ini di restoran lain.  Dan setelah menghabiskan masing-masing ½ porsi, kami pun bertukar piring…hahaha.  Oo iya, saya pun pastinya menyempatkan diri untuk mencicipi sajian Fettucini Sambal Teri pesanan adik tercinta, dan ternyata hidangan ini pun tidak kalah menarik.  Kelembutan adonan fettucini dipadukan dengan sempurna oleh sang chef dengan bumbu Sambal Teri khas Padang yang gurih dan pedas menggugah selera, really will wake you up, adonan pasta-nya pas, gak terlalu lembek.   Sajian ini membuktikan bahwa ternyata citarasa Italia bisa bercampur sempurna dengan bumbu khas tradisional Indonesia.  Cuma 3 kata yang sanggup menggambarkan ke-3 hidangan Bianco Italian Restaurant…nikmat nan lezat! πŸ˜€  Akhirnya makan makan kami ditutup dengan minuman segar lime squash.

Jalan -jalan di Mall The Breeze, Living World @BSD City

Setelah puas menikmati pengalaman makan malam yang sempurna, kami sekeluarga tancap gas menuju The Breeze BSD City. Sebuah mall cantik di tepi danau dengan konsep semi outdoor.  Sejurus, kami langsung teringat Mall Paris van Java dan Cihampelas Walk di Bandung, namun tetap The Breeze yang seluas 25 hektar ini mampu mempersembahkan sesuatu yang berbeda, terutama dengan konsep tepi danaunya yang menyuguhkan pemandangan sungguh indah, especially di sore hari.

The Breeze BSD City di sore hari
The Breeze BSD City di sore hari

The Breeze BSD City di pagi hari
The Breeze BSD City di pagi hari

Hari Kedua Di Gading Serpong

Masih merasa ‘berdosa’ dengan nikmatnya makan malam kemarin, di pagi hari kami memutuskan untuk sedikit berolahraga.  Untungnya Atria Residences Gading Serpong juga menyediakan fasilitas fitness center.  Letaknya seperti yang saya sudah tulis diatas, ada di sebelah kolam renang.  Mesin treadmill yang berjejer rapih di depan kaca berpemandangan pool-view langsung menjadi pilihan utama kami.  Setelah dirasa ‘dosa’ kami cukup tertebus, kami meneguk air mineral yang disediakan dekat meja resepsionis Fitness Center, lalu kembali ke kamar untuk mandi air panas….fiuuhh, soo refreshing! Kemudian menikmati sarapan untuk menumpuk ‘dosa’ baru…hahaha πŸ˜€

Pengalaman breakfast di Atria Residences Gading Serpong cukup memuaskan selera kami, karena pihak hotel selain menyediakan 25 menu pilihan makanan sarapan pagi, mulai dari sajian kuliner lokal, western, pastry, salad, egg corner, dan aneka buah-buahan pencuci mulut, juga menyuguhkan 12 jenis minuman seperti kopi dengan specialized coffee machine, aneka ragam jus, susu, infused water, bahkan Anda pun dapat menikmati secangkir wedang jahe hangat sebagai penutup.  Sepertinya 12 jenis minuman ini dipilih secara apik agar menjadi teman sempurna setiap sajian makanan yang disediakan.

Wisana Kuliner di Summarecon Mall Serpong
Wisana Kuliner di Summarecon Mall Serpong

Suasana Wisata Kuliner Lokal Indonesia di Summarecon Mall Serpong
Suasana Wisata Kuliner Lokal Indonesia di Summarecon Mall Serpong

Setelah check-out dari The Atria Residences di siang hari, kami beranjak menuju Summarecon Mall Serpong, atau sering disingkat SMS oleh orang setempat. Ternyata letaknya hampir bisa dibilang bersebelahan dengan Atria, jadi sejurus kemudian kami pun telah tiba di Mall SMS, yang saat kami berkunjung sedang mengadakan acara Wisata Kuliner Lokal Indonesia, yaitu sebuah acara tahunan dari pihak management, yang mengumpulkan ratusan sajian kuliner khas dari seluruh pelosok nusantara.  Sangat tepat untuk dijadikan pilihan kami bersantap siang. 

Awalnya agak bingung juga nih dengan sekian banyaknya pilihan yang ada, akhirnya pilihan kami jatuhkan kepada melihat stand yang ramai dikunjungi…hahaha, yaitu Stand Mie Jowo Semar. Tidak salah pilih juga, loh friends. Ternyata mie jawa nya harum, terlihat nikmat dan sangat menggugah selera.  Kalau diijinkan meminjam kata-kata Pa Bondan yang terkenal, Mie Jowo Semar ini maknyussss… =D

Check-in di Ara Hotel Gading Serpong

Pun dari Mall SMS menuju Ara Hotel Gading Serpong tidak memakan waktu lama, karena lokasi Ara Hotel masih bisa dibilang berada di area yang sama dengan Atria.  Maka, kami hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit untuk tiba di Ara Hotel yang area parkirannya boleh dikatakan sangat luas.

Kami mendapatkan kamar seluas 24 sqm di Lantai 9, dan jangan kuatir gak kebagian view yaa…karena seluruh kamar queen bed di Ara Hotel Gading Serpong menghadap ke arah kolam renang.  Hmm, sejujurnya kata “kolam renang” kurang tepat sih.  Lebih tepat dikatakan mini waterbom, karena kolam renang di Ara Hotel ini terbagi menjadi 2 kolam berukuran besar, yaitu satu kolam renang Semi Olympic dengan kedalaman orang dewasa, serta yang menarik adalah kolam renang besar disampingnya yang lebih diperuntukkan bagi anak-anak karena dilengkapi dengan fasilitas mini waterpark, seperti perosotan naga, siraman air ember raksasa, serta permainan terowongan air.

Kolam Renang Atria Residence Gading Serpong
Kolam Renang Atria Residence Gading Serpong

Setelah check-in, atas permintaan istri dan adik, kami berangkat menuju pusat penjualan perabot / furniture asal Swedia, IKEA.  Sangat bisa dipahami, mengingat mereka berdua adalah interior designer yang handal, bahkan terbaik di mata saya…cieee πŸ˜€ Jadi, jalan-jalan ke IKEA Alam Sutra adalah salah satu agenda wajib yang sudah kami rencanakan sejak dari Bandung.

IKEA Alam Sutra
IKEA Alam Sutra

Perjalanan dari Ara Hotel menuju IKEA hanya membutuhkan waktu 23 menit saja #stopwatch mode ON πŸ˜€  Dan sekali lagi atas dasar pengertian dan cinta #uhuyyyy, saya berinisiatif untuk menggendong anak, supaya istri dan adik bisa puas menikmati wisata belanja mereka di IKEA.   Dalam 3 jam berikutnya, status anak pun balik disandang oleh istri dan adik, karena saya melihat mereka berteriak kegirangan, menyambar troli, beraksi berjalan-jalan kian kemari…saya pun hanya bisa tersenyum.

Tiba kembali sore hari di Ara Hotel, kami melihat informasi tentang BBQ Night Ara Hotel di tv digital dalam lift, dengan tagline ALL YOU CAN EAT only Rp 120K include tax.  Wahhh, Rp 120 ribu sudah termasuk tax, makan minum dan ber-barbeque ria sepuasnya?!? Kami bertiga saling berpandangan, tanda sepakat bahwa perjalanan wisata kuliner kami akan dilanjutkan dengan menikmati barbeque.

BBQ Night Ara Hotel
BBQ Night Ara Hotel

Masuk ke kamar, unpacking koper, beri makan si bocah embem tercinta, dan setelah mandi, kami pun beranjak menuju teras YuGo Restaurant, tempat diadakannya Barbeque Night Ara Hotel.  Cukup banyak sajian barbeque yang bisa kami pilih, mulai dari berbagai jenis ikan, udang, kerang, sampai ayam pun siap dibakar atau dipanggang sesuai citarasa Anda.

Kami agak menjaga perut supaya jangan sampai kekenyangan dengan sushi, karena enggan untuk melewatkan beberapa menu sarapan lainnya yang tampak mengundang selera.  Kami pun segera menikmati kira-kira 5 dari dari 15 menu yang dihidangkan, termasuk bubur benteng yang terkenal itu, salad dan tentunya buah-buahan.

Kenyang menikmati sarapan, kami melihat ada area kecil di samping kolam renang yang dimanfaatkan sebagai area bermain panahan…yaa, walaupun tidak ditujukan kepada pemain panahan profesional, tetapi untuk kami yang nubie, layak deh kami coba.  Apalagi aktivitas panahan yang memang belakangan lagi kekinian banget ini jarang kami temui di hotel-hotel lain. Untuk dapat menikmati fasilitas panahan ini, per orang nya hanya dikenakan biaya Rp30,000,- saja.

Disini kami menyadari, ternyata menginap di Ara Hotel Gading Serpong, sebenarnya kami tidak perlu takut merasa bosan, karena pihak hotel menyediakan banyak kegiatan yang bisa dinikmati bersama dengan keluarga.  Mulai dari berenang dan bermain air di semi Olympic pool dan mini waterpark, all-you-can-eat barbeque night dengan harga terjangkau, sampai dengan bermain panahan.

Karena kami pernah mendengar dari sahabat kami  yang kebetulan orang Jepang, katanya menu Japanese Bento Box disini tidak mengecewakan.  Lha yang bilangnya orang asli jepang, jelas akhirnya makan siang di Ara Hotel menjadi pilihan kami.

Saya, istri, dan adik akhirnya masing-masing menjatuhkan pilihan pada (yang pertama pastinya) Bento Box, lalu istri memilih Nasi Goreng Buntut, dan adik memilih Sushi Fried Futomaki.  Trus gimana dengan rasanya? Hmm, penilaian saya buat Bento Box nya memang tidak mengecewakan. Rasanya pas, nasi hangat ala jepang disajikan dengan chicken teriyaki yang empuk dan udang tempura yang renyah.  Tapi ternyata Nasi Goreng Buntut nya di luar perkiraan lohh, friends!  Secara tampilan sih jujur tidak secantik nasi goreng buntut lain yang pernah kami coba, tapi secara rasa….yummm, nikmatnya gak kalah =D Kalau boleh kami beri urutan pemenang diantara seluruh hidangan yang kami coba, Juara 1 nya adalah Nasi Goreng Buntut, lalu diikuti oleh Bento Box, dan Pemenang Harapan I adalah Sushi Fried Futomaki….wkakakaka.  Thanks Ara Hotel Gading Serpong, for the lovely holiday.

Facebook Comment

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read previous post:
wisata alam di majalengka
Wisata Alam di Majalengka, Inilah 7 Diantaranya yang Populer

Mencari tempat wisata baru untuk pelarian di akhir pekan? Wisata-wisata alam di Majalengka bisa jadi pertimbangan. Kenapa Majalengka? Wisata Majalengka...

Close