Yo Bites and Bakery, Inilah “Food Court” Semewah Cafe

Saking banyaknya cafe di Bandung, kadang saya pribadi sukar membedakan antara satu cafe dengan cafe yang lain. Menunya biasanya tak jauh-jauh seputaran western food, American breakfast, dan kopi. Itulah tipikal cafe-cafe Bandung yang saya lihat belakangan ini. Maka, ketika saya mendengar tentang Yo Bites and Bakery, saya pikir tempat ini pun tak jauh dari cafe-cafe lainnya di Bandung. Namun ternyata saya keliru. Yo Bites and Bakery ini lebih mirip foodcourt berkonsep cafe!Yo Bites and Bakery yang buka pada Desember 2016 ini bertempat di Jl Karang Sari No 16, Bandung. Lokasinya persis di seberang B.R.I.D.G.E Coffee. Pintu masuknya sendiri terdapat di Jl Sindang Sirna. Tempat ini memiliki area parkir yang cukup luas.

Yo Bites memiliki konsep seperti food court, namun dengan rasa cafe

Saat saya datang di siang itu, suasana di Yo Bites and Bakery itu tampak lengang, padahal saat itu adalah jam makan siang. Mungkin karena itu hari kerja. Tapi, teman saya lalu memberitahu bahwa Yo Bites and Bakery ini cenderung lebih ramai di malam hari. Di malam hari, suasananya lebih cakep dengan penerangan lampu-lampu kuning di terasnya. Hal pertama yang saya lihat saat melangkah masuk adalah gerai es krim LOL (Lick Over Lips). Wah, ini es krim favorit saya! Setelah bingung beberapa detik, barulah saya ngeh bahwa Yo Bites and Bakery ini memiliki konsep mirip foodcourt dengan berbagai tenant makanan di dalam areanya. Ada roti jerman Max Moritz, es krim LOL (Lick Over Lips), PT Rasa, Sucre Patisserie, dan teh dari Tea et al. Selain makanan, saya juga melihat ada toko pernak-pernik. 

(Baca juga: PT Rasa yang Nikmatnya Penuh Nostalgia)

Area teras

Di Yo Bites and Bakery ini, kita bisa memilih apakah mau duduk di dalam (indoor) atau di teras (semi outdoor). Tentunya saya memilih duduk di area teras yang penerangannya lebih oke untuk foto-foto. Hihi. Di sisi area teras, ada juga beberapa meja berpayung. Di sore hari, asyik banget pastinya duduk-duduk di sana. Yo Bites and Bakery ini juga memiliki desain yang manis dengan dominasi warna putih dan kayu. Nah, karena sudah jam makan siang, saya pun tak menunda-nunda untuk memesan.

Terus terang saja, harga menu yang di Yo Bites and Bakery ini lumayan tinggi. Jika ingin makan berat, untuk amannya Anda harus menyiapkan seratus ribu rupiah. Oh ya, jika di food court umumnya kita harus mendatangi gerai yang bersangkutan untuk memesan menu, lalu biasanya kita harus membayar di kasir terlebih dahulu sebelum pesanan kita diantarkan, maka tidak demikian dengan sistem di sini. Di Yo Bites and Bakery, kita akan disodori buku menu dan kita tinggal memanggil waiters untuk memesan. Sistem pembayarannya pun otomatis digabungkan. Persis seperti cafe umumnya.

Max Moritz di Yo Bites and Bakery

Pilihan makan siang saya lalu jatuh pada Max Moritz. Max Moritz ini adalah roti artisan dari Jerman. Rotinya dibuat tanpa menggunakan gula, telur, dan butter. Bahan-bahan bakunya pun diimpor langsung dari Jerman. Saya jadi penasaran ingin mencicipi. Di Yo Bites and Bakery ini, Max Moritz menyediakan menu salad dan sandwich. Tapi, Anda juga bisa jika hanya ingin membeli rotinya saja. Roti-roti Max Moritz ini ukurannya besar-besar, lho! Mereka juga langsung memproduksinya di Yo Bites and Bakery ini.

Classic Sandwich CANADIAN by Max Moritz

Dari antara berbagai pilihan menu sandwich, saya memilih Classic Sandwich CANADIAN yang disajikan bersama French fries. Sandwich CANADIAN ini memiliki tampilan yang mirip burger. Isiannya antara lain adalah selada, romaine, tomat, smoked beef, keju, dan black olives. Well, di keterangan menunya ada black olives, tapi entah kenapa saya tidak menemukannya saat menyantapnya. Tapi, Sandwich CANADIAN ini memiliki citarasa yang jempolan. Tanpa perlu menambahkan saus sambal atau tomat, rasanya sudah nikmat di lidah saya. Rotinya sendiri memiliki tekstur lumayan crunchy. Kentang gorengnya juga enak. Renyah dan gurih spicy.

Cherry Rose Tea

Untuk minumannya, saya memilih Cherry Rose Tea yang disajikan bersama special cherry cubes. Special cherry cubes ini adalah potongan-potongan buah cherry yang terperangkap dalam es batu. Hmmm, saya doyan deh dengan Cherry Rose Tea ini. Citarasanya tidak terlalu manis dengan aroma cherry yang kuat. Rasanya sangat menyegarkan. Oh ya, untuk minumannya (kopi, cold pressed juice, ice tea, smoothies, dan mojito) ini dibuat langsung di bar-nya Yo Bites and Bakery. Kali ini, saya yang ngila ngopi ini sedang tidak antusias untuk minum kopi.

Lick Over Lips

Nah, seperti saya katakan di awal,  ada banyak pilihan tenant di Yo Bites and Bakery ini. Kali ini saya memutuskan untuk tidak ngopi karena saya kepingin es krim. Hahaha. LOL (Lick Over Lips) ini adalah cabang dari yang ada di Jl Emong. Saya suka dengan es krimnya yang bertekstur lembut dengan berbagai pilihan rasa. Saya memesan salah satu rasa best-seller mereka, yaitu cookies n cream. Hmmm, enak!

So, buat Anda yang ingin kulineran di Yo Bites and Bakery, sebenarnya Anda tak perlu takut untuk merasa kemahalan. Rata-rata menunya memang cukup tinggi harganya, tapi masih ada juga menu yang harganya terjangkau. Banyak pilihan juga jika Anda ingin sekedar ngemil cantik. Ambience-nya yang nyaman dan cozy akan membuat kita betah untuk berlama-lama di sini. Apalagi tempatnya juga luas, cocok untuk ngumpul bareng rame-rame. Yuk, kita ke Yo Bites and Bakery lagi!